Rumah Mewah Digrebek Polisi, Ternyata Jadi Markas Penipuan Online

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah rumah mewah di Iskandar Puteri, Malaysia, digerebek polisi karena diduga digunakan sebagai markas penipuan berkedok call center investasi palsu. Lima tersangka ditangkap dalam penggerebekan tersebut, salah satunya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Laporan media lokal The Star menyebut sindikat penipu diduga menjanjikan keuntungan hingga 300 persen. Sebagian besar korbannya adalah warga lanjut usia di Singapura.

Kelima tersangka, berusia 18 sampai 41 tahun, terdiri dari tiga warga Malaysia dan dua orang asing.

Baca: Modus Penipuan Baru, Bobol Kartu Kredit Lewat Aplikasi Tanpa OTP

"Orang asing (yang ditangkap), seorang warga negara China dan seorang warga Indonesia," kata seorang pejabat polisi, tanpa disebutkan namanya.

Mereka direkrut melalui media sosial dengan janji gaji bulanan sekitar RM3.000 (sekitar Rp13 juta) sebagai petugas call center, kata laporan itu.

Polisi menyita perangkat elektronik senilai lebih dari RM100.000 (Rp442 juta), sementara penyelidikan terus berlanjut.

Johor mencatat 9.897 dokumen investigasi penipuan yang melibatkan kerugian nyaris Rp1 triliun pada Januari dan September tahun ini, dengan rata-rata 37 laporan penipuan diajukan setiap hari, kata kepala polisi negara bagian Datuk Ab Rahaman Arsad.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sebaran Titik Api di 6 Provinsi Hari Ini, Kalteng Tertinggi
• 3 jam lalu
0
thumb
Di Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman dan Doakan Kabut Asap Segera Berlalu
• 3 jam lalu
0
thumb
Momen Langka Girl Group 2010-an Guncang Panggung Synchronize Festival 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemprov NTB Targetkan Rekonstruksi Dusun Adat Sade Rampung Desember 2026, Sebanyak 45 Rumah Mulai Dibangun Pascakebakaran
• 3 jam lalu
0
thumb
Polda Sulteng tindaklanjuti temuan penyalahgunaan biosolar di Sigi
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.