JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi keluhan gangguan pernapasan warga di tengah kualitas udara yang masih buruk.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan dan Sumatera sudah tidak terdeteksi di atmosfer Jakarta. Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan water mist atau penyemprotan butiran air ke udara serta modifikasi cuaca untuk menurunkan polusi.
Sebelumnya, BMKG mendeteksi indikasi sebaran asap karhutla di sebagian wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat pada Jumat lalu. Berdasarkan pantauan citra satelit, asap terindikasi berada di lapisan atmosfer menengah hingga atas.
Meski asap sudah tidak terdeteksi di atmosfer Jakarta, karhutla masih belum padam di Kalimantan dan Sumatera. Bagaimana warga Jakarta dan sekitarnya perlu mengantisipasi dampaknya? Kita bahas bersama pengamat kebencanaan sekaligus Kepala BMKG periode 2017–2025, Dwikorita Karnawati.
#jakarta #karhutla #polusiudara #bmkg #dwikorita #kompastv
Baca Juga: Kebakaran Rumput Kering di Tol Dalam Kota Cawang, Asap Ganggu Jarak Pandang | KOMPAS MALAM
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- dialog
- jakarta
- karhutla
- polusiudara
- bmkg






Komentar (0)