Ribuan orang turun ke jalan memprotes kondisi pendidikan yang buruk, kenaikan biaya kuliah, hingga terbatasnya prospek kerja di bawah pemerintahan Perdana Menteri Albania Edi Rama.
Unjuk rasa yang dipimpin oleh mahasiswa di Ibu Kota Tirana tersebut akhirnya berujung ricuh pada Sabtu (17/10/2026).
Kekerasan meningkat pada malam hari di dekat Kementerian Pendidikan saat massa melempar batu bata, bom molotov, hingga merusak barikade.
Para demonstran yang tergabung dalam gerakan 'Revolusi Flamingo' menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama atas tuduhan korupsi dan ketimpangan sosial.






Komentar (0)