KOMPAS.TV - Unjuk rasa memprotes kenaikan biaya hidup dan pendanaan di Prancis berujung ricuh. Sejumlah bangunan dan kendaraan dibakar massa.
Sejumlah toko dan mobil hangus terbakar di ibu kota Prancis.
Demonstrasi ini merupakan bentuk protes warga terhadap kenaikan biaya hidup, pendidikan, dan memburuknya layanan publik.
Aksi penjarahan juga terjadi di kawasan bisnis di Kota Montpellier, Prancis.
Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu, mengecam perusakan terhadap bangunan publik di Prancis. Ia menyebut 1.200 orang telah ditangkap terkait kerusuhan ini.
Kementerian Luar Negeri mengimbau warga negara Indonesia di Prancis untuk tetap waspada menyusul demonstrasi pada 17 Oktober 2026.
Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, meminta WNI senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan.
Kementerian Luar Negeri menyebut sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang terlibat dalam aksi demonstrasi.
Baca Juga: Ricuh! Massa Demo di Paris Bakar Bangunan dan Kendaraan saat Protes Biaya Hidup | SAPA MALAM
#kemlu #wni #paris #demo #perancis
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- wni
- kemlu
- penjarahan paris
- perancis
- demo paris
- demo






Komentar (0)