PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) melakukan pergantian kepemimpinan dengan mengangkat Upik Susiyawati sebagai Direktur Utama efektif sejak 18 Agustus 2026. Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi manajemen di tengah pertumbuhan perusahaan yang kini mengelola aset senilai Rp48,8 triliun.
Berdasarkan data perusahaan per 18 Agustus 2026, Sucor AM mengelola dana (assets under management/AUM) sebesar Rp48,8 triliun, melayani lebih dari 900.000 investor, serta bekerja sama dengan 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).
Upik menggantikan Jemmy Paul Wawointana yang selanjutnya menjabat sebagai Komisaris setelah sekitar 15 tahun berkarier di Sucor AM. Selama periode tersebut, Jemmy menjalankan berbagai posisi, mulai dari Fund Manager, Direktur Investasi, hingga Direktur Utama.
"Ketika menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan Sucor AM, komitmen saya adalah menjaga fondasi dan nilai yang telah dibangun dengan baik selama ini, sekaligus terus mengembangkan perusahaan agar tetap relevan dengan perubahan industri dan kebutuhan investor," ujar Upik dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).
Menurut perusahaan, Upik memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri treasury, pasar modal, dan investment management. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, ia menjabat Direktur Sales & Marketing Sucor AM.
Dalam kepemimpinan baru tersebut, Sucor AM akan melanjutkan strategi pengembangan melalui penguatan tata kelola perusahaan, perluasan bisnis dan jaringan distribusi, inovasi produk dan layanan investasi, serta peningkatan pengalaman investor dan mitra distribusi.
"Setiap fase membawa tantangan dan peluang yang berbeda. Apa yang telah dibangun selama ini menjadi fondasi bagi kami untuk terus berkembang. Kami ingin melanjutkan perjalanan tersebut bersama seluruh tim, investor, dan mitra, sekaligus mempersiapkan Sucor AM untuk menghadapi kebutuhan dan perkembangan industri ke depan," kata Upik.
Baca Juga: 10 Sekuritas dengan Nilai Transaksi Terbesar Semester I-2026, Siapa yang Nomor Pertama?
Baca Juga: Tuntun Sekuritas Dorong Transformasi Investasi Modern Lewat AI dan Teknologi
Sementara itu, Jemmy akan melanjutkan kontribusinya sebagai Komisaris. Selama memimpin perusahaan, ia turut mengawal pertumbuhan aset kelolaan Sucor AM dari sekitar Rp1,7 triliun menjadi hampir Rp50 triliun, sekaligus membawa perusahaan melalui berbagai siklus pasar dan perkembangan industri pengelolaan investasi.
Perusahaan menyatakan pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mempersiapkan perusahaan menghadapi perkembangan industri reksa dana dan kebutuhan investor yang terus berubah.






Komentar (0)