KUPANG, DISWAY.ID - Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian langsung turun ke wilayah terdampak untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, mengatakan dirinya baru tiba dari Aceh ketika mendapat kabar mengenai gempa NTT.
BACA JUGA:TAP Untuk Negeri Salurkan Susu Bernutrisi, Guru Ungkap Dampaknya bagi Anak SDN 02 Long Mesangat
Safrizal yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian mendapat telepon dari Tito Karnavian.
Tak lama berselang, Safrizal bersama Mendagri dan rombongan langsung terbang ke NTT untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memantau penanganan dampak gempa di wilayah Flores.
Selama lima hari mendampingi Mendagri di NTT, Safrizal mencatat satu hal penting, kehadiran pemerintah secara cepat menjadi bagian penting dari penanganan bencana.
"Jadi sejak hari pertama gempa bumi, negara sudah hadir dan berbuat di lokasi bencana. Pemerintah pusat tidak tinggal diam. Ini membuktikan warga tidak sendiri menghadapi bencana," katanya kepada awak media, Sabtu 22 Agustus 2026.
BACA JUGA:UIN Jakarta Ungkap Alasan Alih Kelola TKIP-SDIP Pamulang: Bukan Sekadar Soal Aset
Selama berada di NTT, Tito Karnavian menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas penanganan dampak gempa.
Pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga berbagai unsur terkait dilibatkan dalam penanganan bencana.
Selain rapat koordinasi, Tito juga berdialog langsung dengan masyarakat yang berada di lokasi pengungsian untuk mendengar kebutuhan mereka.
Kehadiran Mendagri di NTT merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar sejumlah menteri, pimpinan lembaga, dan wakil menteri turun langsung ke daerah terdampak bencana.
Tito bahkan mengubah agenda awalnya yang semula bersiap mengikuti Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara Jakarta dengan mengenakan pakaian adat Toraja.
BACA JUGA:Nasib Warga Cimuning Memprihatinkan, 5 Bulan Pasca Kebakaran SPBE Kompensasi Tak Kunjung Cair
- 1
- 2
- 3
- 4
- »






Komentar (0)