Amri/Nita Terhenti Usai Bermain Habis-habisan 1 Jam 37 Menit Melawan Ranking 1 di Semifinal Kejuaraan Dunia 2026

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW DELHI — Perjuangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Amri/Nita harus mengakui keunggulan ranking satu dunia asal China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Sabtu (22/8/2026).

Mereka melewati pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat hingga poin-poin akhir dengan skor 22-20, 14-21, 20-22.

Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia tidak lagi memiliki wakil di partai final Kejuaraan Dunia BWF 2026 .

Gim pertama langsung memperlihatkan duel sengit karena kedua pasangan saling bertukar serangan sejak awal dan skor sempat sama kuat 2-2.

Amri/Nita kemudian mampu menciptakan keunggulan 5-2, tetapi Feng/Huang segera merespons hingga kedudukan kembali imbang 6-6.

Kejar-kejaran angka terus terjadi sampai 10-10 sebelum pasangan China tersebut menutup interval pertama dengan keunggulan tipis 11-10.

Selepas jeda, Amri/Nita kembali mengambil alih permainan dan sempat unggul 13-11, tetapi Feng/Huang segera membalikkan keadaan hingga memimpin 16-13.

Salah satu momen menarik terjadi ketika kedua pasangan menjalani reli panjang sebanyak 37 pukulan yang akhirnya menghasilkan angka untuk Amri/Nita dan memperkecil ketertinggalan menjadi 15-16.

Tekanan semakin tinggi ketika Feng/Huang mendekati kemenangan dengan skor 20-18, tetapi Amri/Nita menunjukkan mental kuat dengan merebut tiga poin beruntun untuk berbalik unggul 21-20.

Momentum tersebut berhasil dimanfaatkan Amri/Nita untuk menutup gim pertama 22-20 dan mengambil keunggulan awal.

Memasuki gim kedua, Feng/Huang meningkatkan intensitas permainan dan berusaha mengambil kendali sejak awal, tetapi Amri/Nita tetap mampu mengimbangi hingga skor 10-10.

Feng/Huang kembali berada di depan saat interval dengan skor 11-10, sebelum memperlebar jarak menjadi 13-10 selepas jeda.

Pasangan nomor satu dunia itu kemudian semakin sulit dibendung dan mencetak empat poin berturut-turut untuk mengubah skor menjadi 18-11.

Amri/Nita berusaha mengejar, tetapi Feng/Huang berhasil menjaga keunggulan hingga merebut gim kedua dengan skor 21-14 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim penentuan.

Tekanan semakin terasa pada gim ketiga karena kedua pasangan sama-sama sadar satu gim terakhir akan menentukan tiket menuju final.

Feng/Huang membuka gim penentuan dengan keunggulan 2-0, tetapi Amri/Nita segera merespons dan membuat kedudukan kembali ketat.

Pasangan Indonesia yang menempati peringkat ke-20 dunia tersebut terus menempel ketat hingga skor 4-4, kemudian duel kembali berlangsung dalam pola saling kejar angka sampai 9-9.

Amri/Nita sempat unggul 10-9, tetapi Feng/Huang mampu merebut dua angka berikutnya dan menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-10.

Selepas pergantian sisi, Amri/Nita kembali memimpin 12-11 setelah Feng/Huang melakukan kesalahan, tetapi keunggulan tersebut kembali berubah menjadi duel sengit.

Skor terus berimbang pada 12-12, 13-13 dan 14-14 sebelum Amri/Nita kembali mengambil keunggulan 15-14.

Dalam situasi tersebut, pelatih meminta Amri/Nita lebih agresif menekan Feng karena Huang dinilai memiliki pertahanan yang lebih kuat.

Feng/Huang kemudian berhasil menjaga keunggulan hingga memasuki fase krusial dengan skor 19-17.

Amri/Nita belum menyerah dan terus mengejar setiap angka hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20.

Namun, dua poin berikutnya menjadi milik Feng/Huang sehingga pasangan China tersebut menutup gim ketiga 22-20 sekaligus memastikan tiket ke final.

Kekalahan itu tidak menghapus perjuangan Amri/Nita yang sebelumnya tampil mengejutkan dengan menembus semifinal sebagai pasangan nonunggulan.

Di babak perempat final, Amri/Nita berhasil menyingkirkan unggulan ke-11 asal Chinese Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 21-18, 21-9.

Keberhasilan mencapai semifinal juga telah memastikan Amri/Nita meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026, sekaligus memenuhi target awal yang mereka canangkan sebelum turnamen.

Dukungan Badminton Lovers

Meski gagal melangkah ke final, perjuangan Amri/Nita mendapat apresiasi dari Badminton Lovers atau pencinta bulu tangkis Tanah Air.

Sejumlah warganet menilai penampilan Amri/Nita patut diapresiasi karena mampu memberikan perlawanan ketat kepada pasangan nomor satu dunia.

“Amri/Nita sudah luar biasa. Bisa sangat ketat melawan ranking 1 dunia,” tulis akun @bralbertfc6283.

Komentar lain juga memberikan dukungan kepada pasangan Indonesia tersebut meski harus menerima kekalahan tipis di gim penentuan.

“Yang penting bisa ngimbangi rangking 1 dunia udah bagus itu. Ke depannya bisa bermain baik lagi,” ujar @muhammadmukhsin9134.

Perjalanan Amri/Nita di Kejuaraan Dunia BWF 2026 pun berakhir dengan raihan medali dan penampilan yang menunjukkan bahwa pasangan peringkat ke-20 dunia tersebut mampu bersaing ketat dengan ganda campuran elite dunia. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IEU-CEPA Tawarkan Komitmen Tarif Tertinggi bagi Indonesia
• 12 jam lalu
0
thumb
Menhan Ungkap Kerja Sama Pertahanan RI-China: Pabrik Misil, Transfer Teknologi
• 20 jam lalu
0
thumb
Panduan Pendaftaran Sipencatar Kemenhub 2026: Syarat, Alur Jalur, dan Jadwal Lengkap!
• 46 menit lalu
0
thumb
Jurus PLN EPI Perkuat Ekosistem Biomassa
• 2 jam lalu
0
thumb
Dua Prajurit TNI Pengibar Merah Putih di Baiturrahman Diterima Seskab Teddy
• 56 menit lalu
0
Berhasil disimpan.