JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Pemantauan perkembangan titik panas dilakukan secara berkala sebagai bagian dari sistem pemantauan karhutla.
Berdasarkan data SiPongi, pemantauan satelit NASA-NOAA 20 pada 21 Agustus 2026 pukul 14.14 WIB mencatat 1.842 titik panas di lima provinsi di Kalimantan.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.832 titik terpantau dengan tingkat kepercayaan sedang (medium confidence) dan 10 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence),” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dikutip Sabtu (22/8/2026).
(Arief Setyadi )





Komentar (0)