Status Siaga: Tujuh Kabupaten/Kota Di Kalsel Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

narasi.tv
5 jam lalu
Cover Berita

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh kabupaten/kota. Kabupaten dan kota yang terlibat meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurutnya, penetapan status siaga darurat dari tujuh pemerintahan daerah yang dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi tersebut sesuai kondisi kejadian karhutla mulai meluas di daerah masing-masing.

Dampak dan Statistik Kebakaran Hutan dan Lahan

Hingga pertengahan Agustus 2026, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat sebanyak 1.651 kejadian karhutla terjadi di wilayah tersebut. Selain itu, tercatat 8.764 titik panas (hotspot) yang memperlihatkan potensi perluasan kebakaran hutan dan lahan. Total luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 6.905 hektare.

Secara spesifik, Kota Banjarbaru menjadi daerah dengan tingkat kejadian tertinggi yaitu 342 kejadian karhutla yang mengakibatkan kerusakan lahan sebesar 1.140 hektare.

Kabupaten Banjar juga mengalami dampak serius dengan 302 kejadian yang menyebabkan 1.496 hektare lahan terbakar. Sedangkan Kabupaten Tanah Laut dengan luas lahan terdanpak 1.384 hektare dari 272 kejadian karhutla.

Strategi Penanganan dan Mitigasi Karhutla

Dalam menghadapi situasi karhutla yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membagi wilayah penanganan ke dalam tiga ring prioritas. Ring pertama berada di sekitar Bandara Syamsudin Noor, yang menjadi titik kritis mengingat aktivitas dan kepentingan strategis di daerah tersebut. Ring kedua difokuskan pada wilayah utara, sedangkan ring ketiga meliputi wilayah di selatan provinsi.

"Kami terus melakukan patroli dan pemadaman secepat mungkin. Saat ini kami dibantu 3 unit heli waterbombing dari BNPB, 1 heli patroli, dan 1 pesawat," ujar Ronny.

Operasional helikopter memiliki batas waktu hingga pukul 18.00 Wita karena kendala penglihatan dan keselamatan, sehingga apabila api belum padam sepenuhnya, maka Satgas darat harus melanjutkan proses pemadaman pada malam hari.

kondisi lahan gambut menjadi tantangan terberat bagi petugas. Secara kasat mata, api di permukaan seringkali tampak padam pada malam hari.

Upaya Pengendalian Lahan Gambut sebagai Titik Fokus

Salah satu tantangan utama dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan adalah mengatasi kebakaran bawah permukaan pada lahan gambut yang kembali membesar dan menjalar ke atas dengan cepat saat cuaca panas dan angin kencang keesokan harinya. .

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama dengan SKPD terkait, mulai dari dinas kehutanan, dinas lingkungan hidup, hingga dinas pekerjaan umum, terus melakukan pembasahan dan perendaman lahan gambut.

Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III juga dilakukan dalam pengaturan pintu-pintu air untuk mengatur ketinggian muka air.

"Langkah ini difokuskan di area utara bandara seperti sekitar Gunung Damar, Golf Ujung, dan Kurnia, untuk menaikkan tinggi muka air dan menekan risiko kebakaran, di tengah sulitnya mencari sumber air di wilayah selatan," demikian ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Andre Rosiade Pastikan Jembatan Kayu Gadang Sikabu Segera Dibangun
• 13 jam lalu
0
thumb
Fakta-Fakta Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Diperiksa Pekan Depan
• 8 jam lalu
0
thumb
UMY Buka Lowongan Calon Dosen Tetap 2026, Cek Formasi dan Syarat Lengkapnya!
• 5 jam lalu
0
thumb
Profil dan Rekam Jejak Alexander Jeremejeff, Mesin Gol Baru Persija yang Punya Pengalaman Eropa
• 18 jam lalu
0
thumb
Soal Pemblokiran DP Haji, DPR: Tak Cukup Nota Diplomatik, Harus Dialog Langsung
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.