Waka Komisi III DPR Minta Pelaku Pembakar Lahan Pribadi di Kalsel Dihukum Berat

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi mengamankan satu pelaku yang diduga merupakan oknum pembakar lahan di Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat mengganjar pelaku dengan hukuman berat.

"Saya minta polisi agar hukum berat pelakunya karena ini sudah di tahap darurat. Luas hutan kita dari tahun ke tahun terus menurun drastis karena praktik-praktik pembukaan lahan yang sangat merusak habitat alam seperti ini," kata Sahroni kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Komisi VIII soal Karhutla: Malaysia-Singapura Punya Kebun di Indonesia

Sahroni juga meminta polisi tak berhenti pada pelaku lapangan. Menurutnya, aparat penegak hukum perlu mendalami indikasi dalang di balik tindak pidana itu.

"Selain hukum berat pelaku, saya juga minta polisi telusuri siapa pemodal dan tokoh di balik ini. Tolong kali ini betul-betul diselidiki, diungkap dan dihukum seberat-beratnya para aktor tersebut karena kita tidak bisa lagi menolerir kejahatan ekologi seperti ini," ujarnya.

Sahroni menekankan aksi perusakan hutan dan lahan membawa penderitaan bagi rakyat. Menurutnya, aksi itu juga berpotensi mengakibatkan bencana ekologis yang menjadi mala petaka bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

"Negara dan rakyat sudah cukup menderita kerugian besar karena bencana ekologi yang tidak hanya merusak alam, tapi juga merugikan kita secara moril dan materiil. Jangan lupa, masa depan generasi muda kita juga terancam karena alamnya sudah terlalu rusak," kata dia.

Baca juga: Darurat Karhutla, Menteri LH Teken Larangan Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Politikus Partai NasDem ini meminta pelaku tak hanya dihukum pidana, namun juga harus bertanggung jawab untuk memulihkan alam setelah aksinya.

"Kita minta pelaku bertanggungjawab penuh tidak hanya dengan dihukum, tapi juga dengan melakukan penghijauan kembali di titik-titik yang tadinya hutan," ujar dia.

Diketahui, polisi telah mengamankan satu pelaku yang diduga merupakan oknum pembakar lahan di Hulu Sungai Selatan. Pelaku merupakan suruhan dari pihak lain.

"Benar ada satu yang diamankan, dia membuka lahan dengan cara dibakar di HSS," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Nur Hamid dilansir detikKalimantan, Jumat (21/8).

Hamid mengatakan bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dan lahan milik pribadi di Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS. Pelaku hendak membuka lahan milik pribadi seluas 17 borongan.

"Satu borongan itu seluas 17x17 meter, pelaku diamankan di Polres HSS," kata Hamid.

Pembakaran dilakukan pelaku pada Kamis (20/8) kemarin dan pelaku langsung diamankan personel Polres HSS. Hamid menjelaskan bahwa pelaku melakukan pembakaran dengan menggunakan satu bambu yang dibakar ujungnya, kemudian langsung digunakan untuk membakar lahan.

"Jadi batang bambu itu ujungnya dibakar sama dia, kemudian langsung digunakan untuk membakar lahan," terangnya.




(fca/idn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Usulkan Pengembangan Rusun Mixed-Use, Ada Sekolah hingga Pasar Satu Kawasan
• 20 jam lalu
0
thumb
Semarak HUT RI, Frisian Flag Ajak 10.000 Anak PAUD Bergerak Aktif di 5 Kota
• 27 menit lalu
0
thumb
Menlu Sugiono dan Menlu China Gelar Dialog Strategis Komprehensif di Jakarta
• 15 jam lalu
0
thumb
Legislator Soroti Hotspot Karhutla Kalimantan, Minta Penanganan Dipercepat
• 1 jam lalu
0
thumb
Inggris Siapkan Larangan Perdagangan Dengan Permukiman Israel
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.