Tak Terjangkau Pipa, Gas Bumi Tetap Mengalir: PGN Perluas Layanan CNG di Yogyakarta dan sekitarnya

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Keterbatasan jaringan pipa tidak lagi menjadi penghalang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan gas bumi. 

Melalui layanan Compressed Natural Gas (CNG), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas akses gas bumi bagi pelanggan komersial di Yogyakarta dan wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan.

BACA JUGA:Bukan Cuma Akademik, UIN Jakarta Dorong Kesejahteraan Guru hingga Fasilitas Sekolah

Berbeda dengan penyaluran melalui jaringan pipa, CNG memungkinkan gas bumi dikompresi, diangkut, dan disalurkan ke pelanggan menggunakan moda non-pipa. 

Skema ini memberikan fleksibilitas bagi PGN Gagas untuk menjangkau pelanggan yang lokasinya belum terhubung dengan jaringan pipa gas bumi.

Di Yogyakarta, pemanfaatan CNG terus berkembang, terutama untuk mendukung kebutuhan energi sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka). 

Saat ini, volume penyaluran CNG PGN Gagas untuk skema point-to-point di Jawa Tengah Bagian Selatan telah mencapai sekitar 74.000 meter kubik per bulan.

BACA JUGA:Kemenag Latih 480 Siswa sebagai Edukator Sebaya Cegah Pernikahan Anak

“PGN Gagas mengembangkan CNG Jawa Tengah Bagian Selatan, termasuk Yogyakarta, menggunakan skema klastering dan point-to-point. Kami menargetkan klastering pada sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), sehingga pengiriman CNG dapat dilakukan kepada sejumlah pelanggan dalam satu kawasan dan lebih efisien,” jelas Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan.

Melalui skema point-to-point, CNG dapat disalurkan langsung dari sumber atau fasilitas pengisian menuju pelanggan sesuai kebutuhan. 

Sementara melalui skema klastering, beberapa pelanggan yang berada dalam satu kawasan dapat dilayani secara lebih terintegrasi. 

Model tersebut menjadi salah satu pendekatan PGN Gagas untuk memperluas pemanfaatan gas bumi tanpa harus menunggu pembangunan jaringan pipa.

BACA JUGA:Festival Kuliner Serpong 2026 Resmi Digelar, Ada Ratusan Kuliner Autentik dari Sumatera

Pengembangan CNG juga memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam memilih sumber energi sesuai kebutuhan operasional. 

Bagi sektor Horeka yang membutuhkan energi secara konsisten setiap hari, ketersediaan pasokan dan efisiensi menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan bahan bakar.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dampingi Wapres Gibran di Sikka, Kapolda NTT Pastikan Korban Gempa Terlayani
• 5 jam lalu
0
thumb
Hari Korban Terorisme, BNPT-LPSK Beri Kompensasi Rp 475 Juta ke 4 Orang
• 8 jam lalu
0
thumb
Ormas se-Pati Berkumpul, Deklarasi Tolak Provokasi dan Sepakat Jaga Kedamaian
• 1 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Bedah 35 Rumah untuk Dukung Program Presiden
• 15 jam lalu
0
thumb
Sejak Kecil Dekat dengan Kehidupan Makam, Nunung Srimulat Ungkap Pernah Cari Uang hingga Ketiduran di Kuburan
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.