jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan finalisasi data administratif kepesertaan Muktamar ke-35 NU telah berjalan optimal dengan capaian progres entry data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang kini telah menyentuh angka 95 persen
Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU Mohammad Nuh dalam keterangannya di Jombang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan panitia terus mematangkan persiapan menjelang muktamar pada 27–31 Agustus 2026.
BACA JUGA: Antispasi Kegaduhan, PBNU Imbau Peserta Muktamar ke-35 NU Saring Informasi
"'Update' DPT sekarang sudah 95 persen. Insyaallah nanti tinggal sedikit. Mudah-mudahan hari Sabtu atau Minggu besok itu sudah keluar DPT-nya," katanya.
Ia mengatakan data yang masuk mencakup unsur pengurus wilayah dan cabang NU yang menjadi peserta muktamar. Undangan untuk peserta juga telah dikirim secara digital kepada masing-masing pihak.
BACA JUGA: Tinjau Ponpes Tambakberas, Gus Ipul Pastikan Persiapan Muktamar ke-35 NU Sudah Tembus 85 Persen
Menurut dia, terdapat 548 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan 28 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia.
"Undangan sudah kami kirim digital. Undangan pembukaan pun juga sudah kami kirim ke masing-masing, khususnya pembukaan," ujarnya.
BACA JUGA: Sambut HUT Ke-81 RI dan Muktamar Ke-35 NU, Gus Choi Luncurkan Dua Buku
Selain pematangan DPT dan undangan, PBNU memastikan persiapan materi muktamar telah memasuki tahap akhir. Materi persidangan telah diserahkan ke percetakan dan disiapkan dalam bentuk digital maupun cetak.
"Kami juga bisa menyiapkan 'digital file', tapi kami pakai dua-duanya. Ada file digital dan ada 'hardcopy' untuk menghormati para peserta muktamar yang belum terbiasa membaca file digital," katanya.
PBNU juga telah mempersiapkan rangkaian persidangan Muktamar ke-35 NU. Secara umum, panitia menargetkan seluruh persiapan teknis dan organisasi dapat dirampungkan dalam tiga hingga empat hari ke depan.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026 dengan mengusung semangat kegembiraan, kerukunan, dan kemaslahatan.
PBNU berharap seluruh peserta dan masyarakat yang terlibat menjaga suasana tersebut sehingga muktamar menghasilkan keputusan yang membawa keberkahan bagi organisasi dan masyarakat.
PBNU juga telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU dan berharap Presiden dapat memenuhi undangan tersebut.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean





Komentar (0)