Menengok Sekolah di Manggarai Usai Gempa NTT: Dinding Jebol, Plafon Ambruk, Kelas Porak-poranda

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

MANGGARAI, KOMPAS.com - Dinding jebol dan plafon ambruk membuat sejumlah ruang kelas di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tampak porak-poranda setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,7.

Pantauan Kompas.com pada Rabu (19/8/2026) dan Kamis (20/8/2026), kerusakan terlihat di sejumlah sekolah dari wilayah Kecamatan Ruteng hingga Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Di SMP Negeri 5 Langke Rembong, Kecamatan Ruteng misalnya, sejumlah bagian dinding bangunan tampak jebol.

Material plafon juga ambruk dan berserakan di atas meja guru serta kursi peserta didik.

Kondisi lebih parah terlihat di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Manggarai dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Manggarai, Kecamatan Reok.

Baca juga: Pertamina: 52 SPBU di Wilayah Terdampak Gempa NTT Kembali Beroperasi, Pasokan BBM-LPG Diperkuat

Kedua sekolah tersebut berada bersebelahan dengan posko pengungsian terpusat Lapangan Barangkolong, Reok.

Ruang-ruang kelas di kedua sekolah itu tampak porak-poranda.

Dinding kelas jebol dan runtuh akibat guncangan gempa.

Puing material bangunan, kayu, dan pecahan plafon serta kaca jendela juga masih berserakan di lantai ruangan.

Sekolah masih diliburkan

Kerusakan bangunan membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah di Manggarai tidak bisa berjalan normal.

Salah seorang warga Langke Rembong, Valentinus mengatakan bahwa sekolah di wilayah Ruteng masih diliburkan hingga 28 Agustus 2026.

Baca juga: Gibran Turun Langsung ke NTT: Temui Pengungsi, Bantu Urus BPJS hingga Gendong Bayi Baru Lahir

Menurut dia, keputusan tersebut masih dapat berubah karena sekolah masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

“Sekolah diliburkan semua di Ruteng. Sampai tanggal 28 rencananya. Nanti ada pemberitahuan lagi,” ujar Valen saat ditemui di tenda pengungsian seberang SMP Negeri 5 Langke Rembong.

Kondisi serupa terjadi di wilayah Reok.

KOMPAS.com/Tria Sutrisna Kondisi MIN 1 Manggarai, Reok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8/2025). Sejumlah bangunan untuk kegiatan belajar mengajar rusak akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Seorang guru yang mengungsi di Posko Lapangan Barangkolong, Jamal (40), mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolah wilayah Reo juga diliburkan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
70 Persen Masyarakat Indonesia Alami Intoleransi Laktosa, Ini Pilihan Susu yang Lebih Nyaman
• 17 jam lalu
0
thumb
Di Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli Hukum Sebut Penggeledahan Tidak Sah karena Cacat Wewenang
• 13 jam lalu
0
thumb
CFTC Tak Mau Tunggu Kongres, Aturan Baru Kripto Siap Diluncurkan
• 1 jam lalu
0
thumb
1.378 Satuan Pendidikan Terdampak Gempa NTT
• 21 jam lalu
0
thumb
Rotasi Golkar di AKD, Bamsoet Jadi Anggota Komisi II DPR
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.