Tulungagung (beritajatim.com) – Seorang pelajar di Tulungagung tewas dalam sebuah kecelakaan saat hendak berangkat sekolah. Korban diketahui berinisial RAD (16), siswa kelas X SMKN 2 Tulungagung. Sepeda motor yang dikendarai korban tertabrak mobil Toyota Innova nopol AE 1766 EW yang dikemudikan EP (28). Kerasnya benturan membuat korban terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Armando Setya Putra Pratama mengatakan peristiwa kecelakaan ini terjadi di Jalan Nasional Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru pagi tadi. Kecelakaan ini melibatkan pengendara motor Honda Vario nopol AG 3583 RGL yang dikendarai pelajar RAD warga Kecamatan Ngantru dan mobil Toyota Innova nopol AE 1766 EW dikemudikan oleh EP (28) serta penumpang AD (12).
“Peristiwa kecelakaan terjadi pagi sekitar pukul 06.40 WIB,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, awalnya korban yang diduga hendak berangkat sekolah tengah mengendarai motor dari arah barat dan hendak menyeberang jalan. Pada saat bersamaan melaju mobil Toyota Innova dari arah selatan menuju utara.
“Diduga pengendara motor kurang memperhatikan saat menyeberang jalan, terjadilah kecelakaan antara motor Honda Vario dengan mobil Toyota Innova,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka yang dialaminya. Sedangkan pengemudi dan penumpang mobil dalam kondisi selamat.
“Akibat kecelakaan tersebut, seorang pelajar dinyatakan meninggal dunia,” terangnya.
Sedangkan untuk kondisi motor Honda Vario mengalami kerusakan parah. Disisi lain, mobil Toyota Innova mengalami kerusakan pada bagian depan.
“Barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan petugas,” jelasnya.
Saat ini kasus kecelakaan telah ditangani Unit Lalu Lintas Polres Tulungagung. Polisi mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami imbau agar selalu memperhatikan situasi arus lalu lintas sebelum menyeberang atau memasuki jalan utama, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. [nm/ian]





Komentar (0)