HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar belum bisa melihat secara langsung kombinasi lini tengah yang melibatkan dua pemain asing barunya, Sergio Aguero dan Navarone Foor.
Keduanya diproyeksikan menjadi bagian penting dari skuad Juku Eja untuk menghadapi Super League 2026/2027. Namun, selama pemusatan latihan atau training camp (TC) di Yogyakarta, pelatih Darije Kalezic belum bisa menurunkan Aguero.
Sergio Aguero masih menjalankan tugas bersama Timnas Malaysia di Piala AFF 2026. Situasi itu semakin rumit setelah pemain kelahiran Argentina tersebut mengalami cedera ketika membela Harimau Malaya pada semifinal melawan Vietnam.
Aguero mengalami gangguan pada hamstring saat Malaysia menghadapi Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8/2026).
Cedera tersebut didapat pada menit ke-35 babak pertama. Aguero kemudian harus meninggalkan lapangan dan digantikan Syafiq Ahmad.
Malaysia akhirnya kalah 0-2 dalam pertandingan tersebut. Hasil itu membuat Vietnam melaju ke final dengan keunggulan agregat 4-0.
Kondisi Sergio Aguero Terus Dipantau
PSM Makassar langsung memantau kondisi pemain barunya tersebut. Manajemen berharap cedera yang dialami Aguero tidak terlalu serius sehingga sang pemain bisa segera bergabung dengan skuad.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, mengatakan tim medis Juku Eja terus berkomunikasi dengan tim medis Timnas Malaysia.
“Harapan kami pasti agar cepat pulih,” kata Sule kepada Fajar.co.id, Kamis (20/8).
Menurutnya, perkembangan kondisi Aguero masih terus dipantau sebelum PSM mengambil langkah berikutnya.
“Situasinya terus kami pantau,” ujarnya.
“Tim dokter PSM dan Timnas Malaysia terus berkomunikasi,” lanjutnya.
Kondisi tersebut membuat Darije Kalezic harus menunggu lebih lama untuk melihat kekuatan terbaik lini tengahnya.
Aguero sebenarnya menjadi salah satu pemain yang diharapkan dapat memberikan kreativitas tambahan setelah resmi didatangkan PSM dari Kanchanaburi FC.
Di sisi lain, PSM juga memiliki Navarone Foor yang diharapkan mampu menjadi salah satu motor permainan tim.
Namun, selama TC di Yogyakarta, Kalezic belum mendapatkan kesempatan untuk menguji kombinasi kedua pemain tersebut dalam pertandingan.
TC Berakhir dengan Satu Menang, Satu Imbang dan Satu Kalah
PSM Makassar telah menyelesaikan TC di Yogyakarta yang berlangsung selama 14 hari, mulai 7 hingga 21 Agustus 2026.
Selain menjalani program latihan, skuad Juku Eja memainkan tiga pertandingan uji coba menghadapi sesama peserta Super League.
Hasilnya cukup berimbang.
PSM membuka rangkaian uji coba dengan kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang. Tiga gol Juku Eja dicetak Stevan Jevtoski, Abdul Rahman, dan Rasyid Bakri.
Setelah itu, PSM menghadapi Borneo FC. Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan 0-1.
Pada pertandingan terakhir, PSM bermain imbang 1-1 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kamis (20/8).
Luca Cumic mencetak gol untuk PSM sebelum kemudian disamakan Matheus Fornazari.
Dari tiga pertandingan tersebut, PSM hanya mampu mencetak empat gol dan kebobolan tiga gol.
Empat gol PSM juga hanya berasal dari empat pemain, yakni Stevan Jevtoski, Abdul Rahman, Rasyid Bakri, dan Luca Cumic.
Catatan tersebut menunjukkan masih ada pekerjaan rumah bagi Kalezic, terutama untuk meningkatkan ketajaman lini depan.
Kedalaman Skuad Masih Jadi Perhatian
Setelah TC selesai, komposisi skuad PSM untuk Super League 2026/2027 mulai semakin jelas.
PSM kini memiliki sekitar 31 pemain, termasuk sejumlah rekrutan baru. Lima pemain asing baru telah diperkenalkan secara bertahap, yakni Nenad Lalic, Stevan Jevtoski, Navarone Foor, Sergio Aguero, dan Luca Bulatovic.
Kelima pemain tersebut mengisi sejumlah posisi berbeda.
Nenad Lalic memperkuat sektor pertahanan. Sementara Jevtoski, Foor, dan Aguero menambah opsi di lini tengah. Adapun Bulatovic memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi.
PSM juga mendatangkan dua pemain lokal, Agung Mannan dan Henhen Herdiana, dengan status pinjaman.
Meski jumlah pemain sudah cukup banyak, kedalaman skuad tetap menjadi perhatian.
Pengamat sepak bola Imran Amirullah menilai Kalezic masih perlu memastikan kualitas pemain inti dan pelapis tidak terlalu jauh.
“Untuk saat ini kedalaman skuad di beberapa posisi, sudah ada yang tersedia,” kata Imran Amirullah kepada Fajar.
Menurut mantan asisten pelatih PSM tersebut, kedalaman skuad akan sangat penting karena kompetisi berlangsung panjang.
“Artinya kualitasnya jangan sampai berbeda antara pemain inti dengan pemain cadangan, apalagi kalau kita mau menjaga kedalaman,” terangnya.
Dengan masih terbukanya bursa transfer, PSM memiliki kesempatan untuk menambal sektor yang dianggap belum ideal.
Termasuk menunggu pulihnya Sergio Aguero.
Jika kondisi Aguero sudah memungkinkan, Kalezic akhirnya bisa menguji kombinasi pemain yang selama TC Yogyakarta belum dapat dimainkan bersama.
Kehadiran Aguero, Navarone Foor, Jevtoski dan sejumlah pemain baru lainnya diharapkan bisa memberikan lebih banyak pilihan bagi Kalezic ketika Super League 2026/2027 dimulai.
Bagi PSM, hasil TC Yogyakarta bukan sekadar catatan pramusim. Agenda tersebut menjadi gambaran mengenai kekuatan sekaligus celah yang masih harus diperbaiki sebelum Juku Eja benar-benar memasuki persaingan kompetisi.






Komentar (0)