Dinkes Sulsel Jadi Pemateri Orientasi Kader Posyandu Tentang Implementasi Pencatatan dan Pelaporan di Jeneponto

terkini.id
1 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto menggelar kegiatan Orientasi Kader dalam rangka Implementasi Pencatatan dan Pelaporan di Posyandu, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Sitti Rahmatia, SKM, M.Kes. Orientasi ini diikuti oleh para kader Posyandu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto dalam sambutannya yang diwakili jajaran bidang Kesehatan Masyarakat menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman kader dalam melakukan pencatatan dan pelaporan yang akurat di tingkat Posyandu. Data yang valid di Posyandu menjadi dasar penting dalam perencanaan program kesehatan ibu dan anak di daerah.

Dalam paparannya, Sitti Rahmatia menjelaskan secara rinci tentang pentingnya sistem pencatatan dan pelaporan yang terstandar sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan. Menurutnya, pencatatan yang tidak akurat akan berdampak pada kualitas intervensi gizi dan kesehatan.

“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Ketepatan data yang dicatat kader sangat menentukan langkah intervensi selanjutnya,” ujar Sitti Rahmatia di hadapan peserta.

Adapun materi yang disampaikan meliputi empat aspek utama. Pertama, Pencatatan dan Pelaporan Data Identitas Anak sebagai dasar untuk memastikan setiap anak tercatat dan mendapatkan pelayanan sesuai usianya.

Kedua, Pencatatan dan Pelaporan Data Antropometri Anak, yang mencakup pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan dan lingkar kepala untuk memantau status gizi dan tumbuh kembang balita.

Ketiga, Pencatatan dan Pelaporan Data MP-ASI, yaitu pencatatan terkait pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu bagi bayi usia 6-23 bulan.

Keempat, Pencatatan dan Pelaporan Data PMT bagi balita dan ibu hamil. Materi ini berkaitan dengan pencatatan Pemberian Makanan Tambahan sebagai upaya penanganan dan pencegahan masalah gizi.

Sitti Rahmatia menekankan agar kader tidak hanya mengukur dan mencatat, tetapi juga memahami makna dari setiap data yang dikumpulkan. Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dan ketepatan waktu dalam pelaporan melalui sistem yang telah ditetapkan.

Melalui orientasi ini, diharapkan para kader Posyandu di Kabupaten Jeneponto mampu mengimplementasikan sistem pencatatan dan pelaporan secara tertib, akurat, dan berkelanjutan, sehingga upaya penurunan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Sulawesi Selatan, khususnya di Jeneponto, dapat tercapai secara optimal.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Galang Dana Kemanusiaan, Dedi Mulyadi dan Wali Kota Depok Terbang ke NTT Bawa Bantuan Rp4,5 Miliar untuk Korban Gempa
• 3 jam lalu
0
thumb
OTT Pejabat Unsoed, Pihak Kampus Tunggu Penjelasan KPK
• 6 jam lalu
0
thumb
Ledakan Data Center Bawa Petaka, Ini Daftar Pihak yang Diuntungkan
• 23 jam lalu
0
thumb
Video: Pasokan Gandum Murah Terganggu Perang, Harga Mie Cs Bakal Naik?
• 8 jam lalu
0
thumb
78 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.