BNPT Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Radikalisme di Ruang Digital

kumparan.com
47 menit lalu
Cover Berita

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat kolaborasi dengan kementerian dan lembaga untuk melindungi anak-anak Indonesia dari ancaman radikalisme di ruang digital.

Kepala BNPT Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono mengatakan upaya tersebut dilakukan dalam kerangka Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE).

"Dalam kerangka RAN PE, BNPT juga sedang melakukan upaya kolaborasi bersama Kementerian/Lembaga untuk memperkuat perlindungan terhadap anak-anak Indonesia dari ancaman radikalisme yang semakin masif di ruang digital," kata Eddy dalam acara Kolaborasi Implementasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Korban Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Tindak Pidana Terorisme di Jakarta, Jumat (21/8).

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, mengatakan tantangan pencegahan terorisme ke depan semakin kompleks. Salah satunya ditandai dengan pergeseran pola radikalisasi yang memanfaatkan ruang digital.

"Pekerjaan kita belum selesai. Tantangan ke depan semakin kompleks dengan adanya pergeseran pola radikalisasi, termasuk ancaman di ruang digital," ujar Lodewijk.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat perlindungan dan pemulihan korban sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman ekstremisme kekerasan.

Lodewijk mengatakan salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah memperkuat kapasitas pendamping dan ekosistem sosial agar ramah terhadap penyintas serta mencegah retraumatisasi di ruang publik maupun ruang digital.

"Kita harus menolak segala bentuk intoleransi dan ekstremisme kekerasan di bumi Indonesia," katanya.

Ia menegaskan pemerintah akan terus meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap aksi terorisme.

"Sambil terus kita tingkatkan kewaspadaan nasional terhadap aksi terorisme. Mari kita jaga bersama zero attack terhadap serangan terorisme," kata dia


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemandirian Farmasi, Ini Langkah Emiten PYFA Perkuat Rantai Pasok Kesehatan
• 17 jam lalu
0
thumb
Spesifikasi Changan Nevo Q05, Bawa Jarak Tempuh hingga 462 Km
• 6 jam lalu
0
thumb
Praperadilan Jilid I Ditolak, Dokter Tifa Ngotot Lanjutkan Jalur Hukum Kasus Ijazah Jokowi
• 3 jam lalu
0
thumb
Mendag dorong mahasiswa rintis usaha dan jadi eksportir
• 9 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Jakarta Musnahkan BKC Ilegal Rp20,18 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp11,81 Miliar
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.