Polri Kembangkan Aerosafer Pangan untuk Pantau Pertanian dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri mengembangkan Aerosafer Pangan (Collaborative Air Support Model) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui dukungan operasi udara, terutama di wilayah prioritas yang memiliki keterbatasan akses darat.

Program tersebut mengintegrasikan pemantauan udara dengan pengumpulan data, pemetaan wilayah, koordinasi lintas instansi, dan respons cepat terhadap berbagai gangguan di kawasan pertanian.

“Program ini mengintegrasikan kemampuan pemantauan udara, pengumpulan data, pemetaan wilayah, koordinasi lintas instansi, serta respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan di kawasan pertanian,” kata Kasubdit Fasharkan Ditpoludara Korpolairud Kombes Pol. Heri Setianto di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Aerosafer Pangan digagas Heri melalui Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan 66 Tahun 2026.

Pesawat Polri Dikerahkan Pantau Ancaman Pertanian

Potensi gangguan yang menjadi perhatian meliputi kebakaran hutan dan lahan, bencana alam, kerusakan jaringan irigasi, hambatan distribusi, serta kondisi geografis yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Pelaksanaan program didukung pesawat udara Polri dan sistem AERO Support Board, yakni dashboard yang menyediakan informasi hasil pemantauan udara untuk koordinasi, pelaporan, serta pengambilan keputusan secara cepat dan terukur.

Menurut Heri, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga membutuhkan sistem pengawasan, perlindungan, dan respons cepat terhadap berbagai ancaman.

“Aerosafer Pangan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kawasan ketahanan pangan nasional,” kata dia.

Program tersebut juga mendorong penyusunan standar operasional prosedur permintaan dukungan udara agar pengerahan pesawat dilakukan sesuai kebutuhan, tepat sasaran, dan memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.

Ditpoludara Korpolairud dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, AirNav Indonesia, dan unsur terkait lainnya.

“Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan sistem dukungan udara yang terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” kata dia.

Pulang Pisau Jadi Wilayah Prioritas Pengembangan

Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pengembangan Aerosafer Pangan karena memiliki potensi pertanian besar sekaligus menghadapi tantangan akses, lahan rawa, dan ancaman kebakaran hutan serta lahan.

Pemantauan udara memungkinkan kondisi kawasan pertanian diketahui secara lebih cepat dan menyeluruh sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan instansi terkait untuk menentukan penanganan, perbaikan infrastruktur, pengamanan wilayah, maupun pemberian bantuan kepada masyarakat.

Pengembangan Aerosafer Pangan dilakukan secara bertahap melalui pembentukan tim efektif, penyusunan profil kapabilitas dan SOP, serta pembangunan AERO Support Board.

Tahap selanjutnya mencakup uji coba di wilayah prioritas, penguatan kerja sama lintas instansi, hingga replikasi program secara nasional.

Polri berharap optimalisasi kemampuan penerbangan dan kolaborasi antarinstansi dapat menjadikan Aerosafer Pangan sebagai bagian dalam menjaga keberlangsungan produksi, distribusi, dan keamanan pangan Indonesia.

“Dari langit menjaga pangan, dari pangan menjaga negeri,” kata Heri.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Palang Sudah Ditutup, Mengapa Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Masih Terjadi?
• 15 jam lalu
0
thumb
Strategi Liar AC Milan Buat Bajak Bintang Sensasional Serie A, Siap Korbankan Wonderkid demi Transfer Idaman Musim Panas Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
Cerita Zanadin Fariz soal Kegagalan Persik saat Ikuti Turnamen Pramusim di Malaysia
• 9 jam lalu
0
thumb
Video: Gaet Investor ke Mandalika, ITDC Tebar Tax Holiday-Siapkan SDM
• 5 jam lalu
0
thumb
Pemkab Kepulauan Seribu Hadirkan Lantas Samudera untuk Permudah Layanan Kependudukan Warga Pesisir
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.