Restoran sajian khas Indonesia sering kali diasosiasikan dengan interior tradisional, kuno, dan kurang modern. Kembang Goeyang, restoran yang didirikan oleh keluarga Admodirdjo, mematahkan stereotipe tersebut. Rumah makan baru di Sarinah ini menawarkan pengalaman baru dalam menyantap comfort food Indonesia Peranakan.
Berlokasi di lantai dasar Sarinah, Kembang Goeyang hadir dengan eksterior serba putih. Jangan terkecoh dengan fasad putih, karena begitu kamu memasuki area restoran, kamu akan disambut dengan interior putih yang berpadu dengan warna-warna menyenangkan yang didominasi rona biru.
Sebagai restoran berkonsep Peranakan Delights, Kembang Goeyang tidak hanya menghadirkan makanan dengan sentuhan budaya China–Indonesia Peranakan. Budaya ini juga hadir lewat pemilihan furnitur dan lanskap interior. Motif batik khas Peranakan—yang didominasi putih dan biru, hingga porselen keramik berwarna senada juga menjadi highlight manis dalam restoran.
Chief Executive Officer Kembang Goeyang Carmelita Febiola M. Admodirdjo menjelaskan, pemilihan interior yang penuh warna memang sengaja dilakukan.
“Karena (warna-warni itu) seru. Saat ini, sudah terlalu banyak desain-desain interior yang terlalu kaku,” ucap Carmelita saat ditemui di acara pembukaan Kembang Goeyang pada Kamis (20/8).
Palet warna cerah turut dihadirkan lewat item-item dekorasi di area kasir, seperti gelas-gelas, rantang mini, teko, sampai kendi kecil. Carmelita menyebut, dekorasi tersebut adalah barang-barang tak terpakai yang ada di rumahnya, lalu dipajang di Kembang Goeyang agar bisa berdayaguna kembali.
Tak hanya itu, di pintu masuk, selembar kebaya encim dipajang di dinding sebagai statement berarti; bahwa budaya Peranakan mengakar kuat dan dibawa dengan taste yang apik.
Lokasi yang strategis, tepat di dekat tangga dan undakan depan Sarinah, ditambah dengan interior yang apik, membuat Kembang Goeyang menjadi tempat hangout yang cocok untuk perempuan. Unsur estetika juga tak hanya hadir lewat interior, tetapi juga visual sajian.
Makanan khas Indonesia Peranakan dengan Twist ModernKembang Goeyang menawarkan comfort food atau makanan simpel khas Indonesia Peranakan, seperti nasi uduk, siomay, roti bakar, goreng-gorengan, sampai deretan mie yang disajikan secara praktis. Ada pula dessert atau hidangan penutup serta tjemil-tjemilan alias kudapan ringan.
Meski terdengar seperti menu restoran Indonesia pada umumnya, presentasi makanannya dibuat apik sehingga menjadi daya tarik tersendiri.
Salah satu menu makanan utama yang disorot oleh Kembang Goeyang adalah Nasi Ungu Komplit. Carmelita menjelaskan, pada dasarnya menu ini sama seperti nasi uduk yang bisa disantap pagi, siang, sampai malam.
Namun, mereka menghadirkan twist menarik lewat plating ala nasi tumpeng dengan ungu sebagai warna nasinya. Nasi ungu ini disandingkan dengan telur dadar, teri kacang, sambal tomat, sambal goreng kentang, serta sepotong ayam goreng.
“Jadi, memang cocok untuk orang-orang yang suka memotret hidangannya sebelum makan,” ucap Carmelita sembari berbincang-bincang ringan dengan kumparanWOMAN.
Satu menu kopi yang direkomendasikan Carmelita adalah Iced Salted Caramel Latte. Menu ini berupa kopi susu yang dipadukan dengan krim asin dan gula pasir merah. Tentunya, visual menu ini juga diatur agar terlihat cantik saat dipotret. Lalu, ketika kopi dingin, diseruput, perpaduan kopi yang creamy dengan krim asin dan gula menghadirkan sensasi gurih yang menyenangkan di lidah.
Secara harga, restoran Kembang Goeyang masih terbilang cukup terjangkau. Minuman dibanderol mulai dari Rp 30 ribuan ke atas, sementara menu makanan dijual mulai dari Rp 40 ribu ke atas.
Restoran ini buka setiap hari dari pukul 10 pagi sampai 10 malam. Khusus setiap hari Minggu, Kembang Goeyang buka dari pukul 7 pagi, sehingga bisa diakses saat Car Free Day Sudirman.
Kamu tertarik hangout dan nongkrong cantik dengan sahabatmu di sini, Ladies?






Komentar (0)