Warga Pati Demo di Jakarta, Bawa Dua Tuntutan soal Korupsi

kompas.com
57 menit lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 11 warga Pati, Jawa Tengah, tiba di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026), setelah menempuh perjalanan sejak Kamis siang untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Mereka datang membawa dua tuntutan utama terkait pemberantasan korupsi, yakni perampasan aset koruptor dan hukuman mati bagi koruptor.

“Tuntutannya cuma dua. Satu, perampasan aset koruptor, yang kedua hukum mati koruptor, itu saja,” ungkap salah satu peserta aksi, Teguh (48), saat ditemui di lokasi, Jumat.

Baca juga: Rombongan Warga Pati Tiba di Gedung DPR RI, Tuntut Sahkan UU Perampasan Aset

Teguh mengatakan, rombongan warga Pati berangkat dari daerah asalnya pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka tiba di depan Gedung DPR/MPR RI pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan dua mobil.

“Alhamdulillah lancar, masyarakat di jalan juga pada teriak lihat mobil kami, yang ‘wah',” kata Teguh.

Setibanya di Jakarta, warga Pati memasang dua kain putih berukuran besar di pagar depan Gedung DPR/MPR RI.

Salah satu kain bertuliskan “Jakarta (love) Pati Bersatu”, sedangkan kain lainnya memuat tuntutan “Sahkan UU Perampasan Aset”.

Di depan pagar gedung parlemen, mereka juga menumpuk sejumlah kardus berisi air mineral yang dikirim warga lain sebagai bentuk dukungan terhadap aksi tersebut.

Baca juga: Pesan Sudewo dari Masjid KPK untuk Warga Pati: Terus Maju dan Sejahtera

Sebanyak 11 warga Pati kemudian duduk di taman kecil di depan Gedung DPR/MPR RI. Mereka beralaskan tikar dan berteduh di bawah pohon sembari menunggu waktu pelaksanaan aksi.

Teguh mengatakan, rombongannya sengaja hanya membawa dua tuntutan karena menilai persoalan perampasan aset koruptor dan hukuman mati bagi koruptor merupakan hal yang paling mendesak.

Menurut dia, tuntutan lain akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.

Mereka juga berencana mendirikan posko di depan Gedung DPR/MPR RI, seperti yang sebelumnya dilakukan ketika menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Polisi Sudah Terima Pemberitahuan Aksi

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Prasetyo Prubo Nurcahyo mengatakan, pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait rencana aksi yang akan digelar pekan depan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Sudah, sudah ada (pemberitahuan),” kata Prasetyo saat menyambangi lokasi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terungkap di Sidang, Lodewyk Pusung Sebut Nanik S Deyang Punya Dapur MBG dan Catut Nama Presiden
• 19 jam lalu
0
thumb
Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Gegara Ikuti Saran Chatbot AI
• 5 jam lalu
0
thumb
HIMKI dorong transformasi kerajinan capai ekspor 6 miliar dolar AS
• 23 jam lalu
0
thumb
10 Ton Bantuan Dikirim ke Palue, Pengungsi Kekurangan Tenda dan Kasur
• 22 jam lalu
0
thumb
1.487 Titik Panas dengan Potensi Kebakaran Kepung Kalimantan
• 52 menit lalu
0
Berhasil disimpan.