HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Persija Jakarta menambah kekuatan di lini depan dengan merekrut striker asal Swedia, Alexander Jeremejeff.
Ternyata Jeremejeff yang pernah menjadi tandem Viktor Gyokeres di Timnas Swedia.
Jeremejeff datang ke Persija setelah sebelumnya memperkuat PAOK Salonika di kompetisi kasta teratas Liga Yunani dan mencatatkan 23 penampilan dengan torehan 10 gol serta tiga assist.
Penyerang berusia 32 tahun tersebut memiliki postur 192 sentimeter dan pengalaman panjang berkarier di sejumlah kompetisi Eropa, termasuk Swedia, Jerman, Belanda, dan Yunani.
Koneksi Jeremejeff dengan Gyokeres terjadi di level tim nasional ketika keduanya sama-sama menjalani debut untuk Swedia dalam pertandingan persahabatan melawan Finlandia di Doha, Qatar, pada 8 Januari 2019.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Swedia 0-1 itu, Jeremejeff tampil penuh selama 90 menit, sedangkan Gyokeres baru masuk pada menit ke-63 untuk menggantikan Karl Kolmberg yang saat itu berstatus kapten tim.
Selain pernah bermain bersama Gyokeres, Jeremejeff juga memiliki pengalaman satu tim dengan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, ketika keduanya memperkuat FC Twente.
Jeremejeff dan Hilgers tampil saat Twente mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-1 dalam pertandingan Eredivisie pada 2020.
Karier profesional Jeremejeff dimulai bersama Orgryte pada 2012 sebelum ia pindah ke Hacken dua tahun kemudian.
Setelah dua musim bersama Hacken, Jeremejeff melanjutkan perjalanan ke Malmo dan bertahan selama dua tahun sebelum kembali memperkuat Hacken pada 2019.
Pada tahun yang sama, Jeremejeff mencoba peruntungan di luar Swedia dengan bergabung bersama Dynamo Dresden yang berkompetisi di Liga 2 Jerman.
Ia kemudian sempat menjalani masa peminjaman di FC Twente pada 2020 sebelum kembali ke Hacken.
Petualangannya di Eropa berlanjut ke Yunani ketika Jeremejeff bergabung dengan Panathinaikos pada 2023.
Ia sempat dipinjamkan ke Levadiakos sebelum akhirnya memperkuat PAOK Salonika dan kini melanjutkan karier bersama Persija Jakarta.
Jeremejeff mengaku sudah memiliki gambaran mengenai Persija sebelum menerima tawaran bergabung dengan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
“Saya merasa baik dan sangat antusias saat ini. Saya sudah tahu tentang Persija sebelumnya. Saya tahu ini adalah klub terbesar di Indonesia. Ketika saya mendengar tentang ketertarikan Persija, saya sangat ingin segera datang. Jadi, saya sangat senang akhirnya berada di sini (Persija),” kata Jeremejeff.
Setelah bergabung dengan Persija, Jeremejeff ingin segera memahami karakter permainan yang diinginkan pelatih sekaligus membangun chemistry dengan para pemain lainnya.
“Saat ini, saya pikir yang paling penting adalah memahami keinginan pelatih, bagaimana dia ingin bermain, serta membangun hubungan dengan rekan setim saya sehingga kami bisa meraih kesuksesan bersama,” imbuhnya.
STY Ingin Matangkan Kerangka TimDi sisi lain, Persija tengah menjalani persiapan pramusim di Thailand dan akan menghadapi Chiangrai United pada laga uji coba kedua, Sabtu (22/8/2026).
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menjadikan pertandingan tersebut sebagai kesempatan untuk mulai mematangkan komposisi tim utama sekaligus membangun pola permainan yang akan digunakan pada musim 2026/2027.
“Untuk pertandingan kedua, kami akan berusaha membuat tim utama yang bisa bermain semaksimal mungkin dan terus membangun pola permainan yang ingin kami terapkan. Sebab, hal seperti itu tidak bisa terjadi dalam semalam sehingga harus terus disempurnakan,” kata STY dikutip dari laman resmi Persija, Jumat (21/8/2026).
Sebelumnya, Persija mengawali rangkaian uji coba di Thailand dengan kemenangan 2-1 atas Police Tero yang merupakan klub kasta kedua kompetisi Thailand.
Dua gol kemenangan Persija dalam pertandingan tersebut diborong Rayhan Hannan.
Shin Tae-yong memberikan menit bermain kepada seluruh pemain dalam laga tersebut dengan menggunakan komposisi berbeda pada babak pertama dan kedua.
Setelah pertandingan, tim pelatih kemudian mengevaluasi kondisi fisik para pemain untuk menentukan kesiapan mereka menghadapi agenda berikutnya.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena para pemain, termasuk Arlyansyah Abdulmanan dan kawan-kawan, sebelumnya menjalani program latihan fisik dengan intensitas tinggi pada pekan pertama pemusatan latihan. (*)






Komentar (0)