Delegasi Jerman & Wamenkes Tinjau Produksi MMS Bayer Indonesia

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PT Bayer Indonesia menyambut kunjungan Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan bersama Wamenkes Dante Saksono Harbuwono.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda delegasi Jerman di Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis di bidang transisi energi dan kerja sama sektor swasta.

BACA JUGA: Senator Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Delegasi menyoroti peran Bayer sebagai perwujudan nyata sinergi Indonesia-Jerman dalam mendukung prioritas nasional, baik dalam agenda dekarbonisasi maupun penguatan industri kesehatan.

Sebagai salah satu fasilitas manufaktur kesehatan strategis global Bayer, pabrik healthcare Cimanggis melayani kebutuhan domestik sekaligus mengekspor ke lebih dari 42 negara.

BACA JUGA: Kemenkes Menginvestigasi Kasus Kematian Dokter Icha, Begini Respons Ahmad Doli DPR

Reem Alabali Radovan menyebut Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, mulai dari memajukan energi terbarukan dan memperkuat industri lokal, hingga memperluas kapabilitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak.

BACA JUGA: Kematian 5 Peserta Latsarmil SPPI Program KDMP Sedang Diusut

Upaya-upaya ini menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

"Melalui kebijakan pembangunan, kami sedang membangun jembatan antarnegara mitra, yang bertujuan untuk merintis kemitraan baru secara bersama-sama dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara sistematis," ujar dia.

Sementara Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengaku percaya kehadiran Bayer di Indonesia adalah contoh nyata dari kemitraan jangka panjang yang kokoh antara pemerintah dan sektor industri, yang secara langsung mampu mendorong prioritas kesehatan nasional.

"Melalui program nasional, Kemenkes menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Guna mewujudkan target ini, kami tentu memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten," kata dia.

Sementara Priscilla Silvan Praritza selaku Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis, menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen jangka panjang PT Bayer Indonesia untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional.

Melalui inovasi dan investasi berkelanjutan, Bayer memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur produk kesehatan yang esensial bagi kebutuhan domestik maupun pasar global.

Dalam lawatannya, delegasi meninjau instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp. Instalasi ini merupakan salah satu fasilitas tenaga surya terbesar di antara perusahaan farmasi multinasional di Indonesia, yang mampu menyuplai sekitar 43 persen kebutuhan energi fasilitas dan mereduksi emisi karbon hingga 2.073 ton CO? per tahun.

Selain aspek energi, delegasi juga meninjau fasilitas produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS). Dengan investasi Bayer sebesar Rp 99 miliar untuk lini produksi termasuk MMS dan R&D, Bayer memperkuat kapabilitas manufaktur lokal untuk memproduksi suplemen prenatal standar UNIMMAP yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil.

Kapasitas produksi mencapai 1,2 miliar tablet MMS per tahun dalam kemasan botol dan blister guna mendukung prioritas pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gandeng Kemenkes, Kemhan Bentuk Tim Investigasi Kasus Tewasnya 5 Manajer Kopdes


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jenguk Suami di Lapas, Pengunjung Wanita Ditangkap Akibat Selundupkan Narkoba di Organ Vital
• 12 jam lalu
0
thumb
Menuju Pertanian Modern, NHM Kembangkan Komoditas Padi 10 Hektare di Kao Barat
• 19 jam lalu
0
thumb
Polda Banten salurkan bansos Rp250 juta untuk korban gempa NTT
• 12 jam lalu
0
thumb
Polisi Terjunkan Tim Bebaskan Sembilan Remaja Diculik Separatis Papua
• 17 jam lalu
0
thumb
3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.