Siklon Tropis Saudel Dekati Papua, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik timur laut Papua.

Prakirawan BMKG Henokvita menjelaskan, keberadaan siklon tropis tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan kondisi atmosfer di sekitar wilayah Indonesia. Informasi itu disampaikan dalam siaran pembaruan cuaca BMKG yang dipantau dari Jakarta, Jumat pagi.

Baca Juga :
Gempa M 3,5 Guncang Bantul Akibat Aktivitas Sesar Opak
Gempa Susulan Terus Terjadi di NTT Pascagempa M 7,7, Kapan Akan Mereda?

Menurut Henokvita, Siklon Tropis Saudel saat ini terpantau memiliki tekanan udara sebesar 990 hektopascal (hPa). Siklon tersebut juga memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot dan bergerak ke arah barat laut.

Siklon Tropis Saudel Picu Pertumbuhan Awan Hujan

Henokvita mengatakan keberadaan Siklon Tropis Saudel menginduksi sejumlah kondisi atmosfer di kawasan Samudra Pasifik utara Papua.

Salah satu dampaknya adalah munculnya low level jet atau aliran angin pada lapisan atmosfer bawah. Selain itu, siklon tersebut juga menginduksi daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Samudra Pasifik utara Papua.

"Keberadaan siklon tropis ini menginduksi low level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua," kata Henokvita.

BMKG tidak hanya memantau keberadaan Siklon Tropis Saudel. Fenomena atmosfer lain juga terdeteksi dan turut memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG memantau adanya daerah tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua yang dampaknya menjangkau hingga wilayah Maluku Utara. Di sisi lain, terdapat pula sirkulasi siklonik di sekitar Selat Makassar.

Sirkulasi siklonik tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi di wilayah Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur.

Kombinasi sejumlah fenomena atmosfer tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia.

Sumatera Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kota Padang menjadi salah satu wilayah yang secara khusus masuk dalam prakiraan tersebut.

Baca Juga :
Hingga Siang Ini, Tercatat 3.752 Gempa Susulan Pascagempa M 7,7 Flores NTT
BMKG Sebut Gempa Susulan di NTT Masih Berlangsung hingga 30 Hari ke Depan
Kepala BMKG: Butuh Waktu Puluhan Tahun Gempa Dahsyat di NTT Terulang

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Riwayat Pendidikan Rektor UNSOED Akhmad Sodiq, Lulusan Master Jerman dan Ahli Peternakan yang Kena OTT KPK
• 4 jam lalu
0
thumb
[FULL] DEBAT! Beda Pendapat Mahasiswa UI dan Bakom soal Tuntutan Demo di Bundaran HI | ROSI
• 12 jam lalu
0
thumb
3 Rekomendasi Drakor yang Tayang September 2026, Salah Satunya Dibintangi Hyun Bin
• 6 jam lalu
0
thumb
Komisi IV DPR Sentil Rencana Impor Beras 1.000 Ton dari AS
• 21 jam lalu
0
thumb
Munafri Perkuat Pertanian Makassar Hadapi Musim Kemarau
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.