Timo Scheunemann Tak Cuma Kejar Garuda Pertiwi untuk Jadi Juara, Punya Misi Besar untuk Timnas Indonesia Putri U-16 

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia Putri U-16 Timo Scheunemann menegaskan bahwa keberhasilan di Srikandi Merdeka Cup 2026 bukan satu-satunya tujuan yang ingin dicapai bersama skuad Garuda Pertiwi.

Timo justru menjadikan turnamen tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk mempersiapkan para Timnas Indonesia Putri menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

Dari dua tim Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi tampil apik dengan menyapu bersih seluruh laga fase grup. Bahkan Putri Nusantara yang tampil di Grup B hampir menyusul Garuda Pertiwi ke babak semifinal dengan finis di peringkat ketiga. 

Timo menilai para pemain yang saat ini berada di dalam skuad Timnas Putri U-16 Indonesia mempunyai potensi untuk terus berkembang jika mendapatkan program pembinaan dan pengalaman pertandingan yang tepat. 

Karena itu, ia tidak ingin perkembangan pemain hanya diukur dari hasil akhir pertandingan atau keberhasilan meraih trofi.

"Lebih daripada sekadar menang atau juara, kami harus membina pemain supaya bisa lebih daripada yang ada sekarang," kata Timo.

Misi tersebut akan kembali diuji ketika Garuda Pertiwi menghadapi Yordania pada semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026) malam.

Bagi Timo, pertandingan melawan Yordania menjadi kesempatan berharga bagi anak asuhnya untuk menambah pengalaman menghadapi lawan dari level internasional. 

Ia juga menilai kondisi kebugaran skuad menjadi modal penting karena tidak ada pemain yang mengalami cedera menjelang laga semifinal.

"Kami bersyukur sekali bahwa tidak ada yang cedera. Memang kedalaman tim itu tidak sebaik yang saya harapkan karena memang kami baru membentuk. Jadi bahwa tidak ada yang cedera itu sesuatu yang sangat positif," kata Timo.

Pelatih keturunan Jerman tersebut juga meminta para pemainnya tidak menjadikan reputasi atau nama besar lawan sebagai patokan sebelum pertandingan dimulai. Menurut Timo, fokus utama harus tetap berada pada kemampuan tim sendiri dan proses perkembangan yang sedang dijalani.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kakek 80 Tahun Tewas Tertabrak KRL Bogor-Kota di Tebet Jaksel
• 22 jam lalu
0
thumb
DPRD Sulbar Minta SPPG Manfaatkan Lab DLHK untuk Uji IPAL Program Makan Bergizi Gratis
• 11 jam lalu
0
thumb
KPK Periksa Sejumlah Pejabat Unsoed di Mapolresta Banyumas
• 15 jam lalu
0
thumb
Kejagung: Penetapan Tersangka dan Penahanan Febrie Tindakan yang Sah
• 13 jam lalu
0
thumb
Usai Diperiksa KPK di Polres Banyumas, 2 Wakil Rektor Unsoed Dibawa ke Jakarta
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.