Tertibkan Lapak Luar Pasar Kramat Jati, Gubernur DKI Instruksikan Sterilisasi Jalan

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta seluruh pedagang yang masih nekat berjualan di luar area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk segera dipindahkan ke dalam pasar.

Langkah tegas ini diambil karena keberadaan lapak liar tersebut kerap memicu kemacetan parah serta membuat permukaan jalan menjadi basah dan licin sehingga membahayakan para pengguna jalan

BACA JUGA: Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati

"Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta agar pedagang yang berada di luar untuk masuk ke dalam karena bisa mengganggu lalu lintas dan dapat membuat permukaan jalan menjadi basah dan licin sehingga membahayakan pengguna jalan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis.

Penataan dan penertiban pedagang tersebut akan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur Munjirin. Ia pun telah meminta Direktur Utama Pasar Jaya Agus Himawan ikut menangani persoalan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur Pramono: Penataan Lokasi Sementara untuk Korban Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Segera Rampung

Dia pun tak ingin kejadian serupa kembali terulang dan memakan korban. Di mana, sebelumnya seorang pelajar berinisial HH (18) meninggal dunia akibat terlindas truk di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), saat berangkat sekolah.

"Iya telah terjadi kecelakaan lalu lintas oleh pelajar berinisial HH yang mengakibatkan korban kematian atau meninggal dunia tadi pukul 06.00 WIB di Jalan Raya Bogor arah Selatan depan Rumah Makan Kuring Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta

BACA JUGA: Kebakaran Menghanguskan 350 Kios di Pasar Induk Kramat Jati

HH meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan dump truck.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Qodari: Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Kini Dipangkas Jadi 5 Menit
• 10 jam lalu
0
thumb
Oknum Polisi Bulukumba yang Coba Lecehkan Gadis 32 Tahun Akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
• 8 jam lalu
0
thumb
Rupiah Menguat ke Rp17.748, Pasar Cermati Gejolak Hormuz hingga Kebijakan BBM
• 6 jam lalu
0
thumb
PDIP Lepas Kapal Laksamana Malahayati Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT
• 1 jam lalu
0
thumb
115 Atlet dari 8 Negara Berjibaku di Indonesia Open Woodball Championship
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.