JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap peran Basri Lewaimang, buron yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di tiga tempat hiburan malam.
"Dari keterangan tersangka dan saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan, bahwa diduga ada keterlibatan dari Pak Basri ini selaku koordinator di tempat hiburan malam tersebut yang diduga mengedarkan narkotika di P1, P2, dan P3," ucap Kepala Unit III Sub Direktorat IV Dittipidnarkoba, Kompol Drago, di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (20/8/2026).
Kompol Drago mengatakan pihaknya masih mendalami peran Basri secara lebih detail.
Baca juga: Basri Lemaiwang, DPO Bareskrim Distributor Narkotika Untuk THM di Batam Dikabarkan Ditangkap di Malaysia
Drago menjelaskan, Basri Lewaimang ditangkap di Malaysia setelah Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan pendalaman.
Ia mengatakan, penangkapan Basri juga berkat kerja sama Divhubinter Polri dan Interpol.
Basri ditangkap di Malaysia sekitar pukul 00.30 waktu setempat.
"Jadi penindakan itu dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus, dan kita ketahui dari data perlintasan itu sekitar tanggal 11 Agustus jam 16.43 itu menyeberang menggunakan feri," ungkapnya.
Baca juga: Bareskrim Tangkap DPO Kasus Peredaran Narkoba di Tiga THM Batam
Drago menjelaskan, barang bukti yang diamankan berupa dua alat komunikasi serta sejumlah uang dalam pecahan dolar Singapura dan ringgit.
Basri tiba di Mabes Polri sore tadi
Basri Lewaimang diduga terlibat dalam peredaran gelap narkotika di tiga tempat hiburan malam di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Dari pantauan Kompas.com, Basri tiba di Bareskrim Markas Besar (Mabes) Polri pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 17.18 WIB. Tangannya dalam kondisi terborgol dan ia mengenakan kaus hitam.
Sejumlah polisi yang mengenakan topeng dan pakaian serba hitam juga terlihat mengawal Basri saat keluar dari mobil.
Setelah keluar dari mobil, Basri langsung dibawa masuk ke gedung Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan.
Saat tiba di Bareskrim Mabes Polri, Basri tidak mengucapkan apa pun kepada awak media yang bertanya.
Ia hanya menunduk saat berjalan menuju lift untuk naik ke ruang penyidikan.
Melalui keterangan tertulis yang diterima, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan Basri memiliki peran penting dalam jaringan peredaran narkotika di THM Batam.
Komentar (0)