Pengamat: Ambil Alih Saham WIKA di PSBI Mesti Transparan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pengamat BUMN sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan menilai pengambilalihan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) perlu diselesaikan secara menyeluruh. Salah satunya melalui pengembalian dana investasi yang telah dikeluarkan WIKA.
 
WIKA diketahui telah menginvestasikan sekitar Rp6 triliun dan memiliki sekitar 33,36 persen saham PSBI. Perusahaan tersebut merupakan pengendali PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), badan usaha yang mengoperasikan proyek kereta cepat Whoosh.
 
Herry mengatakan mekanisme pengambilalihan saham WIKA di PSBI sebaiknya dilakukan melalui skema business to business (B2B), khususnya melalui transaksi divestasi atau jual-beli saham.
 
"Soal mekanisme pengambilalihan, seharusnya melalui mekanisme business to business. Jangan lupa, WIKA adalah perusahaan publik, sehingga perlu mempertanggungjawabkan aksi korporasinya kepada para pemangku kepentingan, baik dari investor ritel maupun regulator," ujar Herry dalam keterangan tertulis, Kamis, 20 Agustus 2026.
 
Menurut Herry, WIKA perlu memperoleh pengembalian dana investasi sesuai harga yang disepakati dan proporsi saham yang dimiliki perseroan di PSBI.
 
Ia menilai pengambilalihan melalui skema divestasi lebih tepat dibandingkan pemberian saham secara hibah. Mekanisme tersebut dinilai dapat memastikan dana yang telah dikeluarkan WIKA tetap dipertanggungjawabkan kepada publik.
 
"Skema ini perlu menjadi pilihan, karena BUMN seperti WIKA sudah menggelontorkan dana ke PSBI, dan semuanya harus dipertanggungjawabkan ke publik, baik dari sisi transparansi maupun akuntabilitas. Bukan dengan cara hibah," papar Herry.
 

Baca Juga :

Purbaya Pastikan Utang Whoosh Dikelola Kemenkeu
  Jaga kepercayaan investor  
Herry mengatakan transaksi melalui mekanisme bisnis juga penting untuk menjaga kepercayaan investor terhadap pemerintah dan perusahaan BUMN yang telah berstatus terbuka.
 
"Mekanisme bisnis melalui divestasi atau pelimpahan kepemilikan melalui mekanisme bisnis tersebut penting untuk dijaga oleh pemerintah, demi menjaga kepercayaan para investor," ujar Herry.
 
Ia mengingatkan, pengambilalihan saham tanpa mekanisme bisnis berpotensi memengaruhi keberlanjutan usaha WIKA dan persepsi investor terhadap BUMN lain yang tercatat di pasar modal.
 
"Kalau perpindahan sahamnya dilakukan bukan dengan cara bisnis artinya ada transaksi jual-beli saham atau kepemilikan, ini bisa berpengaruh pada keberlanjutan usaha terhadap BUMN lain yang sudah jadi perusahaan terbuka," ujar Herry.


(Penumpang kereta cepat Whoosh. Foto: dok KCIC)
  Investasi WIKA di PSBI capai Rp6 triliun  
Sebelumnya, WIKA menerima penugasan pemerintah untuk melakukan investasi sekitar Rp6 triliun ke PSBI. Perusahaan tersebut menjadi pemegang 60 persen saham KCIC.
 
Dana investasi WIKA diperoleh melalui sejumlah sumber pendanaan, termasuk pinjaman perbankan, sukuk, dan obligasi. Struktur pendanaan tersebut kemudian turut meningkatkan beban utang yang harus ditanggung perusahaan.
 
Beban tersebut mencakup penyelesaian kewajiban sukuk dan obligasi yang berlangsung dalam jangka panjang. Kondisi itu turut berkaitan dengan kewajiban WIKA kepada para kreditur, termasuk institusi yang mengelola dana masyarakat seperti dana pensiun.
 
Apabila pengambilalihan saham WIKA di PSBI disertai pengembalian dana investasi sekitar Rp6 triliun, langkah tersebut dinilai berpotensi mengurangi potensi kerugian WIKA sekitar Rp2 triliun per tahun yang berasal dari beban bunga pinjaman dan kewajiban menyerap kerugian PSBI.
 
Pengembalian dana investasi juga dinilai dapat membantu WIKA memenuhi kewajibannya kepada kreditur, termasuk lembaga pengelola dana pensiun.
 
Selain itu, penyelesaian persoalan tersebut berpotensi mendukung pemulihan aktivitas perdagangan saham WIKA di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang telah mengalami penghentian sementara perdagangan atau suspensi hampir dua tahun.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Astra Makassar Salurkan Beasiswa Lestari kepada 10 Pelajar KBA Burasa Rappocini
• 10 jam lalu
0
thumb
TransJ Siapkan Rute D11 dan 4B Imbas Gangguan KRL Bogor-Jakarta Kota
• 15 jam lalu
0
thumb
Soal Izin Penggeledahan Rumah Sentul, Ahli UII: Permohonan dan Penetapan Tak Sesuai
• 7 jam lalu
0
thumb
Kuasai 29,41 Persen Saham NAYZ, Saiko Consultancy Siapkan Tender Wajib
• 11 jam lalu
0
thumb
Rehan/Gloria Tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 Usai Takluk Dramatis dari Pasangan Taiwan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.