Ponorogo (beritajatim.com) – Kecelakaan melibatkan 3 kendaraan terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Madiun, tepatnya di Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Dani, menyebut kecelakaan bermula saat sepeda motor hendak masuk ke jalur utama dan berserempetan dengan kendaraan pikap. Pikap tersebut kemudian disebut sempat membanting setir, sebelum masuk ke jalur berlawanan. Kendaraan itu akhirnya bertabrakan dengan dump truck yang melaju dari arah berlawanan.
“Traga dari arah utara ke selatan kencang. Nah, dump truk dari sana itu sudah pelan bawa pasir. Tapi di sini ada motor keluar dari bengkel mau masuk jalur ke selatan,” ungkap Dani, Kamis (20/8/2/2026).
Menurut Dani, sepeda motor tersebut kemudian berserempetan dengan pikap Traga yang melaju dari arah utara menuju selatan. Setelah bersenggolan, pengendara motor terjatuh. Sementara pikap berusaha menghindari benturan dengan membanting setir. Namun kendaraan justru kehilangan kendali dan bergerak ke jalur berlawanan.
“Jadi pemotor itu rempetan sama pikap Traga, akhirnya jatuh. Traga sempat banting setir,” ungkapnya.
Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju sebuah dump truck yang membawa pasir. Kendaraan tersebut kemudian bertabrakan dengan pikap Traga yang sudah masuk ke jalur berlawanan. Benturan keras membuat bagian kabin depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Dani menyebut bagian depan kendaraan terlihat ringsek setelah tabrakan.
“Kedua-duanya langsung ringsek kendaraan bagian kabinnya,” terangnya.
Dani mengatakan, situasi di lokasi semakin ramai setelah kecelakaan terjadi. Kebetulan terdapat anggota kepolisian yang melintas di sekitar lokasi dan turut membantu penanganan awal. Warga juga ikut membantu proses evakuasi serta mengamankan lokasi kejadian.
Keterangan warga tersebut sejalan dengan kronologi sementara yang tengah ditangani Satlantas Polres Ponorogo. Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Iptu Abdul Cholik mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol AE 2657 TL yang dikendarai oleh Miswadi Al Hariyanto (67), kendaraan pikap nopol AE 8921 SK disopiri oleh Guntar Widodo dan dump truck yang dikemudikan Dheva Pandhu Wiratama (23). Dalam kejadian tersebut, 4 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini,” kata Iptu Abdul Cholik, Kanit Gakkum, Satlantas Polres Ponorogo.
Akibat kecelakaan itu, 4 orang mengalami luka-luka. Mereka yakni Miswadi Al Hariyanto selaku pengendara Honda Scoopy, Guntar Widodo sebagai pengemudi pikap, Reny Yuliastuti selaku penumpang pikap, serta Dheva Pandhu Wiratama sebagai pengemudi dump truck. Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Petugas juga melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Satlantas Polres Ponorogo masih mendalami kecelakaan tersebut. Polisi melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang menyebabkan tabrakan. Keterangan saksi serta kondisi kendaraan menjadi bagian dari proses penanganan perkara. Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat keluar dari akses bengkel, permukiman, maupun hendak menyeberang jalur utama. [end/aje]





Komentar (0)