Karhutla Meluas di Sejumlah Pulau Indonesia, Ribuan Hektare Lahan Terbakar Sepanjang 2026

beritajatim.com
8 jam lalu
Cover Berita

Surabaya (beritajatim.com) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang 2026. Sebaran kebakaran tercatat mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Luasan area terdampak mencapai ribuan hektare, dengan tingkat kejadian dan kondisi penanganan yang berbeda di setiap daerah.

Di sejumlah wilayah, pemerintah daerah masih memperpanjang masa tanggap darurat karena ancaman kebakaran belum sepenuhnya mereda. Faktor manusia hingga kondisi cuaca panas saat lahan kering menjadi faktor yang meningkatkan potensi kebakaran. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Karhutla di Kalimantan

Di Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperpanjang status tanggap darurat bencana karhutla selama dua pekan, mulai 21 Agustus hingga 4 September 2026.
Perpanjangan status tersebut dilakukan karena potensi karhutla masih tinggi. Hingga 18 Agustus 2026, tercatat 189 kejadian kebakaran dengan total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 859,49 hektare.

Sementara itu, di wilayah Kalimantan Tengah tercatat 151 kejadian karhutla sepanjang 1 Juni hingga 5 Agustus 2026. Luas lahan yang terdampak dalam periode tersebut mencapai sekitar 162,49 hektare.
Salah satu kebakaran terjadi di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Api dilaporkan melanda area yang diperkirakan meluas hingga sekitar 10 hektare pada 10 Agustus 2026.

Potensi kebakaran juga terlihat dari tingginya jumlah titik panas. Berdasarkan pemantauan satelit BMKG pada 7 Agustus 2026, terdapat 593 titik panas di Kalimantan Tengah. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan 149 titik, disusul Kapuas 78 titik, Palangka Raya 59 titik, dan Pulang Pisau 57 titik.

Karhutla di Jawa Timur dan Jawa Tengah

Di Jawa Timur, kebakaran terjadi di sejumlah kawasan hutan dan lahan. Salah satu yang paling luas berada di kawasan Gunung Bromo. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jawa Timur, hingga hari ke-12 penanganan, luas kawasan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.120,3 hektare.

Karhutla juga melanda Taman Nasional Baluran. Kebakaran yang terjadi sejak Mei hingga Agustus 2026 dilaporkan menghanguskan sekitar 838 hektare kawasan hutan.

Di Kabupaten Ponorogo, kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Sambit pada 8 Agustus 2026 dengan luas sekitar 10 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kebakaran lahan juga terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Kabupaten Wonogiri dilaporkan mengalami kebakaran dengan luas terdampak sekitar 2,5 hektare pada 5 Agustus 2026. Api berhasil dipadamkan pada 6 Agustus dan tidak dilaporkan mengancam permukiman.

Di Banyumas, sekitar tiga hektare lahan terbakar dan diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan. Sementara di Kabupaten Jepara, kebakaran melanda sekitar dua hektare lahan di Kecamatan Keling pada 8 Agustus 2026.

Karhutla di Papua

Papua Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam perkembangan karhutla nasional. Analisis Madani Berkelanjutan mencatat area yang terindikasi kuat terbakar di Papua Selatan mencapai 41.789 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Kebakaran juga terjadi di Papua Barat Daya. Di Kota Sorong, sekitar 10 hektare lahan di Desa Malasilen dan lima hektare di Distrik Sorong Utara terbakar pada 5 Agustus 2026. Api di kedua lokasi tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan.

Sementara itu, di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kebakaran menghanguskan sekitar 75 hektare lahan perkebunan dan semak belukar di Distrik Bomberai dan Tomage pada 30 Juli 2026.

Karhutla di Sulawesi

Di Sulawesi Utara, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Sedikitnya 1.094 hektare lahan terdampak. Area yang terbakar didominasi padang ilalang, pohon pinus, serta kebun milik warga.

Karhutla lainnya terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan luas sekitar 3,5 hektare pada 6 Agustus 2026.
Di Sulawesi Selatan, sekitar 55 hektare lahan di Kabupaten Tana Toraja dilaporkan terbakar dalam rentang 29 Juli hingga 6 Agustus 2026. Sementara di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, kebakaran menghanguskan sekitar enam hektare lahan pada 6 Agustus 2026.

Karhutla di Sumatera

Di Pulau Sumatra, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di sejumlah wilayah Aceh. Kabupaten Pidie Jaya mencatat kebakaran sekitar tiga hektare lahan pada 5 Agustus 2026. Di Aceh Besar, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 10 hektare, sedangkan di Aceh Barat kebakaran meluas hingga 20,5 hektare.

Provinsi Riau juga menghadapi karhutla dengan luasan cukup besar. Pada 8 Agustus 2026, kebakaran dilaporkan melanda sekitar 100 hektare lahan di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu.
Secara keseluruhan, luas karhutla di Riau selama semester pertama 2026 tercatat mencapai 15.477,9 hektare. Sebagian besar kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut. (fyi/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Prakirakan Cuaca di Jatim Berpeluang Hujan Ringan Hari ini
• 19 jam lalu
0
thumb
Askrindo Gandeng Pemkot Palopo Perkuat Mitigasi Risiko, UMKM hingga Nelayan Jadi Sasaran Perlindungan
• 7 jam lalu
0
thumb
ESDM Ultimatum Proyek Panas Bumi Mangkrak, Izin Bisa Dicabut Jika Tak Bergerak
• 12 jam lalu
0
thumb
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Sejumlah Promo Eksklusif
• 7 jam lalu
0
thumb
Pertumbuhan Berlari, Kelembagaan Tertinggal, Ketimpangan Menganga; 81 Tahun Indonesia: Dari Ekonomi Terpukul Krisis ke Polemik Kualitas Pertumbuhan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.