Transportasi Baru di Tangsel, Jempol Trans Siap Hubungkan Pondok Cabe-Alam Sutera

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengkaji rencana pengoperasian rute transportasi umum baru yang menghubungkan Pondok Cabe hingga Alam Sutera.

Layanan angkutan massal bernama Jempol Trans ini direncanakan beroperasi secara mandiri tanpa menggunakan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tangsel.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan Ahmad Arofah mengatakan, pengelola Jempol Trans dari PT Jempol Trans telah melakukan audiensi dan penjajakan awal dengan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan pada Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Macet di BSD Tangsel Pagi Ini, Truk Tertimpa Pohon hingga Tutup Sebagian Jalan

"Pak Wakil menyambut baik karena tidak ada APBD Tangsel di situ. Jadi mereka mau mandiri sebetulnya, tidak ada subsidi dari APBD," ujar Arofah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2026).

Arofah mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurut dia, PT Jempol Trans merupakan perusahaan lokal yang ingin berkontribusi langsung dalam penyediaan transportasi publik di wilayah Tangsel.

Saat ini, Dishub Tangsel bersama pengelola masih mematangkan sejumlah persiapan teknis sebelum armada mulai beroperasi.

Persiapan tersebut mencakup penentuan titik halte atau bus stop, uji coba rute, perhitungan waktu tunggu antarkendaraan (headway), hingga analisis tingkat okupansi penumpang.

Baca juga: 3 Remaja Tangsel Dijanjikan Gaji Rp 9 Juta Malah Dieskploitasi Seksual di Jatim

Pada tahap uji coba awal, pengelola akan menyiagakan lima unit armada jenis HiAce.

Jika mendapat respons positif dari masyarakat dan tingkat okupansi penumpang tinggi, jumlah armada akan ditingkatkan menggunakan bus berukuran sedang.

Mitigasi Gesekan dengan Trayek Angkot

Selain persiapan teknis, Dishub Tangsel juga tengah mengantisipasi potensi persinggungan rute Jempol Trans dengan moda transportasi tradisional, seperti angkutan kota (angkot).

Arofah mengatakan, sejauh ini belum ada penolakan dari pengelola atau sopir angkot karena rute Jempol Trans masih dalam tahap perencanaan.

"Sampai saat ini sih belum (ada penolakan). Sebab ini kan memang baru rencana, kemarin itu baru penjajakan," kata Arofah.

Baca juga: IRT Dihipnotis Pria Saat Belanja di Warung Tangsel, Kalung Emas Rp 20 Juta Raib

Meski demikian, Dishub telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi bersinggungan dengan trayek angkot yang sudah ada. Beberapa di antaranya berada di kawasan persimpangan Pamulang dan sekitar Stasiun Rawa Buntu.

"Nah, itu yang kami akan mitigasi dulu sampai sejauh mana angkot-angkot ini nanti kalau misalnya ada transportasi umum dari PT Jempol itu yang akan masuk. Kami mitigasi dulu, baru kemudian berbarengan dengan penetapan titik haltenya," tutur Arofah.

Hubungkan Pondok Cabe hingga Alam Sutera

Arofah menambahkan, rute Pondok Cabe-Alam Sutera dipilih berdasarkan hasil kajian karena dinilai strategis.

Rute tersebut akan terhubung dengan Terminal Pondok Cabe milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kemudian melintasi sejumlah kawasan perumahan padat dan kawasan Simpangan Pamulang.

Dari kawasan tersebut, Jempol Trans direncanakan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Rawa Buntu sebelum berakhir di kawasan Alam Sutera.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Diperingatkan: Kemarahan Rakyat Era Ini Beda dan Lebih Berbahaya
• 8 jam lalu
0
thumb
Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Bikin Bahaya Fiskal Negara? Begini kata Purbaya
• 12 jam lalu
0
thumb
Selain Penggelapan Dana, Mantan Asisten Diana Pungky Kini Juga Diduga Mengaku sebagai Sang Artis
• 10 jam lalu
0
thumb
Purbaya Soroti Penanganan Bencana Gempa NTT: Seperti Tak Ada Koordinasi Daerah dan Pusat
• 22 jam lalu
0
thumb
5,5 Miliar Serangan Siber, Unhan Ungkap Ancaman AI ke Sektor Strategis
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.