Seoul (ANTARA) - Jumlah warga Korea Selatan (Korsel) yang berusia 100 tahun ke atas naik hampir tiga kali lipat selama satu dekade terakhir, didorong oleh kemajuan medis dan peningkatan kondisi kehidupan, menurut data kementerian statistik pada Kamis (20/8).
Menurut survei Kementerian Data dan Statistik Korsel mengenai penduduk berusia 100 tahun ke atas, terdapat 8.604 orang yang berusia 100 tahun atau lebih per 1 November 2025.
Angka tersebut melonjak 172,4 persen, atau bertambah 5.445 orang, dibandingkan dengan 3.159 orang yang tercatat pada survei sebelumnya pada 2015.
Angka-angka tersebut didasarkan pada wawancara rumah tangga tatap muka, yang berarti data tersebut dapat berbeda dari usia resmi yang tercatat pada sistem registrasi penduduk pemerintah.
Meskipun rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan warga berusia 100 tahun ke atas sedikit menurun dari 11,5 persen pada 2015 menjadi 10,5 persen pada 2025, jumlah warga berusia 100 tahun ke atas per 100.000 jiwa melonjak dari 6,4 menjadi 17,3, yang mengindikasikan melonjaknya kepadatan populasi berusia sangat lanjut.
Berdasarkan jenis kelamin, perempuan merupakan kelompok mayoritas terbesar dengan 83,4 persen atau 7.176 jiwa, dibandingkan dengan penduduk pria berusia 100 tahun ke atas yang berjumlah 1.428 jiwa.
Menurut survei Kementerian Data dan Statistik Korsel mengenai penduduk berusia 100 tahun ke atas, terdapat 8.604 orang yang berusia 100 tahun atau lebih per 1 November 2025.
Angka tersebut melonjak 172,4 persen, atau bertambah 5.445 orang, dibandingkan dengan 3.159 orang yang tercatat pada survei sebelumnya pada 2015.
Angka-angka tersebut didasarkan pada wawancara rumah tangga tatap muka, yang berarti data tersebut dapat berbeda dari usia resmi yang tercatat pada sistem registrasi penduduk pemerintah.
Meskipun rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan warga berusia 100 tahun ke atas sedikit menurun dari 11,5 persen pada 2015 menjadi 10,5 persen pada 2025, jumlah warga berusia 100 tahun ke atas per 100.000 jiwa melonjak dari 6,4 menjadi 17,3, yang mengindikasikan melonjaknya kepadatan populasi berusia sangat lanjut.
Berdasarkan jenis kelamin, perempuan merupakan kelompok mayoritas terbesar dengan 83,4 persen atau 7.176 jiwa, dibandingkan dengan penduduk pria berusia 100 tahun ke atas yang berjumlah 1.428 jiwa.






Komentar (0)