JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ahmad Yohan, mengingatkan lembaga donasi agar tidak menjadikan kesengasaraan warga terdampak gempa bumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kepentingan mereka.
Demikian hal itu disampaikan Yohan dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Kamis (20/8/2026).
“Yang pertama begini, saya minta tolong kepada lembaga-lembaga donor, jangan jadikan sengsaranya keluarga kita di bencana ini untuk kepentingan lembaganya masing-masing,” harapnya.
“Karena saya melihat bahwa dengan lembaga ini viral di mana-mana dijual oleh lembaga-lembaga donor itu loh, ya toh.”
Baca Juga: Pascagempa NTT: Warga Nagekeo Tinggalkan Desa, Ngungsi Mandiri dan Tunggu Bantuan | KOMPAS SIANG
Menurut dia, ada lembaga yang seolah-olah membantu, tetapi sebenarnya tidak menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh penyintas.
“Ini lembaga ini seolah-olah membantu, ya toh. Tetapi sesungguhnya tidak secara langsung menyelesaikan masalah kami,” ujarnya.
“Yang kedua, saya percaya bahwa pemerintah akan hadir. Dan inilah yang selalu saya sampaikan kepada masyarakat bahwa jangan khawatir, negara akan hadir, pemerintah akan hadir.”
Yohan pun menambahkan, selama tiga hari terakhir dirinya berkunjung ke 50 titik posko penanganan bencana NTT, ia melihat bantuan dari pemerintah pusat mulai berdatangan.
“Saya kemarin juga melihat bantuan presiden sudah mulai bergerak, dan banyak menteri sudah turun dan mudah-mudahan ini pertanda baik bahwa kami semua, pemerintah akan mampu mengatasi masalah ini dengan secepat mungkin,” tuturnya.
Yohan juga menilai perlu adanya edukasi terhadap masyarakat terdampak gempa agar kepercayaan diri mereka kembali tumbuh.
Pemerintah juga harus hadir dalam penanganan bencana tersebut agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapinya.
Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah harus terlaksana dengan baik. Sebab, menurut dia, berdasarkan pengamatannya koordinasi itu masih kurang.
Baca Juga: Penanganan Gempa NTT, Anggota DPR Kritik Koordinasi Pusat dan Daerah
“Ini yang perlu kita edukasi kepada masyarakat agar traumanya menurun kepercayaan dirinya muncul, percaya kepada pemerintahnya juga harus hadir, tidak boleh saling curiga, sehingga kita dengan gotong royong bersama bisa menyelesaikan persoalan ini,” ucapnya.
“Kita khawatir dengan tidak ada koordinasi yang baik, kerja sama yang baik, bukan hanya tidak menyelesaikan masalah tapi bisa menimbulkan persoalan-persoalan baru yang akan kita hadapi di tengah masyarakat yang tidak bisa kita kendalikan dengan baik.”
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- ahmad yohan
- komisi iv dpr ri
- gempa bumi ntt
- gempa bumi
- ntt
- donasi korban gempa






Komentar (0)