International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) Business Expo 2026 akan diselenggarakan Hall 7, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City pada 28-30 Agustus 2026. Project Manager IFRA, Mega Khorani, i menargetkan jumlah transaksi bisnis dalam pameran tersebut mencapai Rp 3,5 miliar tahun ini.
“IFRA dilaksanakan secara luring selama tiga hari, kami menargetkan Rp 3,5 miliar untuk kesepakatan bisnisnya,” kata Mega dalam acara Press Conference Pre-Event The 25th IFRA 2026, Kamis (20/8).
IFRA merupakan ajang pameran waralaba dan lisensi terbesar di Indonesia. Selain pameran fisik, IFRA juga menyediakan fasilitas transaksi waralaba secara daring melalui laman resmi mereka yang akan dibuka dari Agustus sampai dengan Desember 2026 dan dapat diakses selama 24 jam.
Di website tersebut, masyarakat bisa mengakses informasi dan kontak waralaba terkait. “Jadi bisa langsung bertanya dan menjalin kesepakatan di dalamnya juga,” ujarnya.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan pameran IFRA 2026 mengusung tema 'The Empowering of Growth: Ethical Franchising. Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen untuk mendukung standarisasi usaha yang aman, legal, dan transparan pada ekosistem bisnis di tanah air.
“Tahun ini kami menargetkan lebih dari 30.000 pengunjung secara hybrid, baik yang datang ke ICE BSD maupun yang online. Acara ini dimeriahkan oleh 250 merek yang siap untuk tampil di IFRA 2024 ini,” katanya dalam kesempatan yang sama.
Dia menyebut bisnis franchise waralaba ini masih relevan untuk masa-masa yang mendatang. Perusahaan juga akan fokus pada promosi-promosi dan mengembangkan industri perdagangan di Indonesia.





Komentar (0)