Ditantang Pihak Ruben Onsu Soal Audit Nafkah, Pihak Sarwendah Akui Heran

cumicumi.com
1 jam lalu
Cover Berita
































Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, memang masih bergulir pasca perceraian mereka. Bahkan, kini keduanya tengah berjuang untuk memperebutkan hak asuh anak-anak mereka. Sayangnya, sidang mediasi yang dilakukan keduanya tetap gagal sehingga perseteruan keduanya akan berlanjut ke babak baru, yakni persidangan pokok perkara.

Menjelang sidang pokok perkara yang kabarnya akan dilakukan pada pekan depan, nampaknya prahara antara kedua belah pihak kian memanas. Hal ini lantaran kuasa hukum Sarwendah menyatakan keberatan dengan pernyataan dari kuasa hukum Ruben terkait audit terhadap nafkah anak yang rutin dikirimkan setiap bulan. Walau begitu, mereka akan tetap memenuhinya.

"Kami siap menyampaikan pertanggungjawaban pelaporan terkait dengan biaya yang pernah diberikan. Tetapi ya lucu aja ya. Audit itu kan biasa untuk perusahaan, untuk karyawan. Kalau yang mereka lakukan ini untuk kehidupan anak, anak makan bakso di pinggir jalan lalu diminta bon bakso, ini kan agak menurut saya agak nggak lazim lah buat kami lawyer," tegas Chris Sam Siwu.

Tim kuasa hukum Sarwendah juga sempat melamparkan tantangan kepada pihak Ruben Onsu dengan menyertakan audit kesehatan demi menjamin keamanan anak-anak.

"Klien kami tidak keberatan (audit nafkah) karena semua buktinya ada. Tetapi yang lazim sebenarnya adalah audit kesehatan buat kami ya. Kalau dia mau minta audit nafkah, kita juga minta audit kesehatan terhadap klien Bang Minola (Ruben Onsu)," tegasnya.

Di wawancara terpisah, Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu pun angkat bicara. Minola mengaku heran lantaran isu kesehatan baru diungkit sekarang setelah perceraian terjadi. Dia juga menegaskan bahwa berdasarkan Akta 39 yang disepakati di hadapan notaris, Ruben Onsu juga memiliki hak penuh untuk bertemu anak-anaknya tanpa syarat apa pun.

"Kalau memang benar itu ada dan itu membahayakan, harusnya dari awal kan itu sudah diatur. Loh, dia mengatakan, 'Oh ini kita tidak atur karena kita nggak mau mengatur hal-hal yang sensitif'. Tapi kan harusnya bisa diakali dengan bahasa syarat-syarat. Ini nggak ada, tanpa syarat," balas Minola. (ND)



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 1 jam lalu
0
thumb
Kronologi Siswa SMA Tewas Usai Motor Tertabrak KRL Duri-Tangerang
• 4 jam lalu
0
thumb
Mabuk Intisari, Pria Tanpa Busana yang Aniaya Pengendara di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa
• 5 jam lalu
0
thumb
Kemenhaj Mulai Buka Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027
• 23 jam lalu
0
thumb
Hujan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Meluas, Pemkab Lamsel Bagikan 4.500 Masker
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.