Usai Ritual di Sungai, ASN di Bone Mengamuk dan Klaim Dirinya Arung Palakka

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Suasana di Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, mendadak heboh setelah seorang ASN berinisial DN mengamuk dan memukul beberapa orang. Peristiwa tersebut terjadi setelah DN menjalani ritual di sungai bersama keluarganya.

Aksi DN berlangsung pada Senin (17/8/2026) siang. Pria yang tercatat sebagai ASN dan tinggal di Desa Parippung, Kecamatan Barebbo, Bone, itu disebut mengalami perubahan perilaku setelah menjalani ritual.

Kapolsek Cina Iptu Muh Rusdi mengatakan, DN bahkan mengaku sebagai Arung Palakka sebelum melakukan aksi kekerasan terhadap keluarganya.

“Informasi yang kami dapat dari anggota itu ASN dari sungai melakukan ritual, setelah itu mengaku dirinya sebagai Arung Palakka. Kemudian mengamuk pukuli keluarganya,” ujar Rusdi, Kamis (20/8).

Keluarga yang mendampingi DN saat ritual berusaha menghentikan aksinya. DN selanjutnya diamankan dan dibawa menggunakan mobil dengan tujuan dipulangkan ke rumahnya di Desa Parippung.

Dalam perjalanan, mobil tersebut berhenti di Tanete Harapan lantaran DN hendak menemui keluarganya yang berada di desa tersebut. Namun, bukannya tenang, DN kembali membuat keributan.

Menurut Rusdi, DN kembali memukul orang setelah masuk ke rumah keluarganya di Tanete Harapan.

“Diamankan kemudian dikasih naik di mobil untuk dibawa pulang. Tapi pas di Tanete Harapan, dia singgah karena ada keluarganya di situ, begitu masuk di rumah na pukuli lagi orang,” tuturnya.

Keluarga kemudian dihubungi untuk menjemput DN. Setelah itu, DN dibawa pulang ke Desa Parippung oleh keluarganya.

Polisi menyebut tidak ada korban yang mengajukan keberatan atas aksi pemukulan tersebut.

“Setelah diamankan dihubungi keluarganya untuk dijemput dibawa ke Desa Parippung. Itu ASN sudah diambil sama keluarganya, untuk korban yang dipukul tidak ada ji yang keberatan,” jelas Rusdi.

Terkait kondisi DN, Rusdi mengatakan pihak keluarga memastikan pria tersebut tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Keluarga mengaitkan perubahan perilaku DN dengan ritual yang baru saja dijalaninya.

“Menurut keluarganya dia tidak gangguan jiwa, hanya pengaruh dari ritual. Dia ritual di sungai di Kecamatan Cina,” pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan Kembali ke Inggris
• 6 jam lalu
0
thumb
Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ada Staf dan ASN BGN
• 17 jam lalu
0
thumb
RAN hingga Sammy Simorangkir Akan Meriahkan Timeless Project Live Palembang
• 3 jam lalu
0
thumb
Jam Buang Sampah Makassar Pukul 20.00–05.00 Wita, Warga Diminta Taat
• 2 jam lalu
0
thumb
Terungkap, Begini Modus Bisnis Fiktif yang Menjerat Ruben Onsu
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.