Program Pascakonsumi Nojorono Sukses Raih Indonesia PR Program of The Year 2026

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Program #PuntungBeruntung sukses bawa PT Nojorono Tobacco International raih penghargaan dalam ajang Indonesia PR of The Year 2026 dari MIX MarComm dan SWA Media Group kategori Creative Corporate Reputation dan memperoleh predikat Good. Penghargaan tersebut didapatkan dalam hasil dari evaluasi dewan juri, validasi jurnalis bisnis, dan pengukuran engagement di kanal digital.

Hal ini menunjukkan kesuksesan program #PuntungBeruntung dan kesadaran masyarakat dalam menangani produk pascakonsumsi. Kampanye yang dimulai pada tahun 2023 yang bekerja sama dengan KICKYOURBUTT Project bertujuan untuk mengajak masyarakat bertanggung jawab dari pascakonsumsi pribadinya agar tidak mencemari lingkungan dengan dimulai dari hal sederhana untuk dimasukkan ke dalam wadah bernama butt collector.

Untuk menyukseskan program tersebut, Nojorono menghadirkan butt collector di beberapa lokasi, seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Kudus. Penempatan butt collector sendiri menjadi bagian penting untuk membangun kebiasaan masyarakat sekaligus menghadirkan ruang partisipasi yang mudah dijangkau.

Corporate Communication PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto, ungkap peran penting masyarakat terhadap perjalanan program #PuntungBeruntung.

"#PuntungBeruntung menunjukkan bahwa komunikasi dapat berkembang ketika masyarakat diberi ruang untuk terlibat. Engagement yang terbentuk menjadi bagian penting dalam menjaga pesan bertanggung jawab atas pasca konsumsi terus dibicarakan dan dibawa oleh lebih banyak pihak. Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi bagi semua pihak yang selama ini telah ikut bergerak bersama #PuntungBeruntung," ujar Eliza.

Untuk meningkatkan peran masyarakat, Eliza mengungkapkan program #PuntungBeruntung bakal terus berlanjut dan diperluas jangkauan penempatan titik butt collector.

"Kami ingin #PuntungBeruntung sukses menjadi sebuah gerakan kebiasaan baik yang memberikan manfaat baik di masa mendatang. Semakin luas jangkauannya, semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula kesempatan bagi pesan bertanggung jawab atas pasca-konsumsi diterapkan sebagai bagian dari keseharian masyarakat," tutup Eliza.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pakar Hukum Sebut Keabsahan Syarat Wapres Tak Bisa Dinilai dari Satu Dokumen
• 10 jam lalu
0
thumb
Bantah Beri Syarat Anak-anak Hadiri Ulang Tahun Ruben Onsu, Kuasa Hukum Beberkan Chat Sarwendah Pada Mantan Suami
• 3 jam lalu
0
thumb
Stevano DPR Dukung Pemerintah Pusat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
• 12 jam lalu
0
thumb
Dewan Pers: 50 Wartawan Dilaporkan Pidana UU ITE dan KUHP Periode Selama 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemensos Dirikan Tenda & Dapur Umum Serta Salurkan Sembako untuk Gempa Manggarai
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.