Superman Rudiansyah Dijanjikan jadi Polisi Hutan Usai Bantu Padamkan Karhutla

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Rudiansyah belakangan menarik perhatian publik, saat ikut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah dengan mengenakan kostum Superman. Atas kerja kerasnya, remaja berusia 15 tahun itu dijanjikan menjadi polisi hutan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Raja Juli mengatakan, saat ditemui di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Rudiansyah mengungkapkan cita-citanya menjadi polisi hutan. 

“Nanti insyallah kami akan menjadikan beliau polisi hutan. Kalau beliau mau pilih, nanti saya kasih beasiswa,” kata Raja Juli, saat menemui Rudiansyah pada Rabu (19/8).

Dalam pertemuan tersebut, Raja Juli turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo untuk Rudiansyah, yang menyebutnya sebagai forest hero atau pahlawan hutan. “Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa,” ujarnya. 

Menurut Raja Juli, Rudiansyah tidak hanya ikonik, tapi dapat menjadi contoh nyata partisipasi dan ketangguhan masyarakat. 

Community participation, masyarakat selalu ingin bergotong royong. Kemudian ada community resilience, masyarakat punya keinginan untuk survive, keluar dari masalah bersama-sama,” ucap dia. 

Tidak sebatas memadamkan api, menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Dia kemudian mengimbau masyarakat maupun korporasi, untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar terutama di tengah cuaca kering.

Pengendalian Karhutla Masih Dilakukan

Saat ini, pengendalian karhutla masih dilakukan berbagai unsur di lapangan, melalui upaya pemadaman di darat, water bombing, hingga peluang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca ketika kondisi atmosfer memungkinkan. 

Akan tetapi, upaya pemadaman karhutla menjumpai sederet tantangan di lapangan, salah satunya karena keterbatasan sumber daya air.

“BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ada lima water bombing. Kalau nanti masih dianggap kurang dengan kebutuhan lapangan, kita mesti membuka ruang,” kata Raja Juli.

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Kehutanan sekaligus memberikan bantuan sarana pengendalian karhutla kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (API). Beberapa bantuan yang diserahkan berupa mesin Robin, lima unit selang 1,5 inci, satu nozzle, 10 pasang sepatu boot, lima stel baju pemadam, lima masker pemadam, serta 10 pasang sarung tangan.

Adapun upaya penegakan hukum juga dilakukan. Berdasarkan catatan Kapolda Kalimantan Tengah, terdapat 12 tersangka dalam penanganan kasus karhutla di wilayah tersebut sejauh ini. 

“Siapapun, besar kecil, tanpa pandang bulu, yang melakukan kerusakan alam, kerusakan hutan, akan kita tindak secara hukum,” ujar Raja Juli. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tragis! Ibu Tewas Ditembak saat Halangi Kelompok Bersenjata Bawa Anaknya
• 6 jam lalu
0
thumb
Pertumbuhan Berlari, Kelembagaan Tertinggal, Ketimpangan Menganga; 81 Tahun Indonesia: Dari Ekonomi Terpukul Krisis ke Polemik Kualitas Pertumbuhan
• 9 jam lalu
0
thumb
PMHU Nomor 2 Tahun 2026, Antara Perlindungan Jemaah dan Keadilan Berusaha
• 2 jam lalu
0
thumb
BIPP Incar Modal Baru Lewat Private Placement 502,86 Juta Saham
• 4 jam lalu
0
thumb
Gempa Susulan Flores M7,7 Tembus 2.928 Kejadian, Waspada Longsor
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.