Tantangan Praktik Audit dan Assurance di Era AI, IAPI dan BINUS University Gelar CPA Days 2026

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), data analytics, otomatisasi, dan teknologi digital, semakin memengaruhi cara organisasi mengelola informasi, mengidentifikasi risiko, dan mengambil keputusan.

Perubahan tersebut turut membawa dampak pada praktik audit dan assurance, sehingga profesi akuntan publik dituntut mampu memanfaatkan teknologi secara tepat.

Baca Juga :
Laku 3,2 Juta Unit di Dunia, Teknologi AI Mesin Cuci Ini Berlabuh di Sunter
Pekerjaan AI Lagi Naik Daun, Gen Z Bisa Dapat Gaji hingga Rp3,5 Miliar Setahun

"Tentunya dengan tetap menjunjung etika, independensi, skeptisisme profesional, dan professional judgment," kata President of IAPI sekaligus Dewan Pembina CPA Days 2026, Tarkosunaryo dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).
Photo :
  • freepik.com/freepik

Merespons hal itu, Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) bersama School of Accounting BINUS University menyelenggarakan Seminar Pre-Event dan Research Workshop CPA Days 2026.

Diselenggarakan secara hibrida, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian CPA Days 2026 dengan tema “Catalysts of Tomorrow: Transforming Assurance Through Intelligence.”

Kegiatan mempertemukan organisasi profesi, regulator, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan calon profesional untuk membahas perkembangan teknologi serta kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi perubahan pada bidang audit dan akuntansi.

Seminar Pre-Event mengangkat tema “Integrity by Design: Ethics & Governance in Intelligence-driven Organizations.” Pembahasan berfokus pada pemanfaatan AI dan data analytics secara bertanggung jawab, termasuk peran teknologi dalam mendukung proses audit dan assurance tanpa mengesampingkan pertimbangan profesional.

Pembahasan ini relevan bagi mahasiswa dan profesional muda, untuk memahami perkembangan kompetensi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja yang semakin berbasis teknologi. Termasuk literasi teknologi, kemampuan analitis, pemahaman risiko, etika, dan pengambilan keputusan profesional.

Menurutnya, kesiapan profesi dalam menghadapi perkembangan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi profesional, integritas, independensi, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.

"Melalui CPA Days 2026, IAPI ingin memperkenalkan perkembangan profesi sekaligus mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai fundamental profesi dan kepentingan publik,” ujar Tarkosunaryo.

Seminar menghadirkan Jean Bouquot, President, International Federation of Accountants (IFAC) dan Erawati, Director of Financial Profession Development & Supervision, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia sebagai keynote speakers, serta perspektif dari regulator, praktisi, dan akademisi.

Baca Juga :
Tekankan Penerapan ESG dan Pemanfaatan AI, BPK Dorong Transformasi & Peningkatan Tata Kelola Kemenkum
Dua Pemain Industri Teknologi di RI & Asia Tenggara Bersinergi Kembangkan Adopsi AI Terkini
Fitur Canggih AI Bikin Identifikasi Barang Jadi Akurat

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Materai Palsu di 5 Provinsi, Rugikan Negara Rp1 Triliun
• 18 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Lhokseumawe Turut Musnahkan 4 Hektare Ladang Ganja di Sawang, Aceh Utara
• 11 jam lalu
0
thumb
Pangan Lokal Tak Harus Berakhir di Pasar Tradisional
• 21 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 10 menit lalu
0
thumb
Iran Tak Mau Gencatan Senjata dengan AS, Syarat Ini yang Mereka Inginkan
• 10 menit lalu
0
Berhasil disimpan.