JAKARTA, KOMPAS.com - Potongan kaki diduga tubuh korban mutilasi Kunaefi (51) ditemukan di Kali Grogol, Limo, Depok, Rabu (19/8/2026).
Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan, potongan kaki ini ditemukan oleh dua petugas Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok.
Petugas tersebut langsung melapor ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
"Dua orang petugas dari SDA Limo melakukan pembersihan di sungai Limo sini, kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja," ujarnya kepada wartawan, Rabu.
Baca juga: Perkenalan Saepul dan Kunaefi Berujung Pembunuhan dan Mutilasi dalam Sehari
Breggy melanjutkan, potongan kaki tersebut lalu diserahkan ke bagian forensik Rumah Sakit (RS) Kramat Jati untuk diidentifikasi apakah betul merupakan bagian tubuh korban Kunaefi.
Ia bilang, aliran Kali Grogol ini memang bagian dari aliran Kali Licin, Pancoran Mas, Depok, tempat dimana pemutilasi, Saepul (26) membuang bagian kaki Kunaefi pada 23 Juli 2026.
Namun potongan kaki yang ditemukan tetap harus melalui proses identifikasi dan pendalaman.
"Untuk sementara dari aliran sungainya memang ini termasuk dari aliran sungai Kali Licin tempat pembuangan mayat bagian bawahnya, bagian kaki. Tapi untuk itu memang kita perlu memastikan dari tim forensik RS Kramat Jati, RS Polri," tuturnya.
Sebagai informasi, Saepul melakukan pembunuhan dan memotong jasad Kunaefi di rumah kontrakannya di Jalan Belimbing, Cipayung, Depok pada 23 Juli 2026.
Baca juga: Perkenalan Saepul dan Kunaefi Berujung Pembunuhan dan Mutilasi dalam Sehari
Di hari yang sama, Saepul dan Kunaefi baru pertama kali bertemu setelah berkenalan via aplikasi kencan online, Hornet.
Adapun motif Saepul pada awalnya hanya ingin menggasak motor Honda PCX berwarna hitam milik korban.
Namun karena korban menolak diajak berhubungan intim, Saepul justru membunuhnya dan memutilasi tubuh Kunaefi menjadi dua bagian dan dibuang di dua tempat yang berbeda.
Polda Metro Jaya telah melakukan sejumlah pencarian di Kali Licin namun belum ditemukan adanya potongan tubuh Kunaefi sehingga penemuan di Kali Grogol ini diharapkan membuahkan hasil.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT






Komentar (0)