Manila (ANTARA) - Militer Filipina telah menewaskan 72 pemberontak dalam negeri tahun ini, menurut keterangan Angkatan Bersenjata Filipina (Armed Forces of the Philippines/AFP) pada Rabu (19/8).
AFP menyatakan sebanyak 1.045 pemberontak dalam negeri beserta para pendukungnya telah dilumpuhkan pada periode 1 Januari hingga 13 Agustus tahun ini.
Dari jumlah tersebut, 935 anggota New People's Army (NPA) menyerahkan diri, 38 orang ditangkap dan 72 orang tewas. Sementara itu, 661 senjata api dan 255 ranjau antipersonel telah disita atau diserahkan ke pihak berwajib, dan 38 markas NPA berhasil dikuasai.
Pada 2025, pihak militer berhasil melumpuhkan sekitar 2.018 anggota dan pendukung NPA, kata juru bicara AFP, Kolonel Francel Margareth Padilla. Di antara jumlah itu, sebanyak 1.798 orang menyerahkan diri, 93 ditangkap dan 127 tewas dalam operasi militer.
AFP menyatakan sebanyak 1.045 pemberontak dalam negeri beserta para pendukungnya telah dilumpuhkan pada periode 1 Januari hingga 13 Agustus tahun ini.
Dari jumlah tersebut, 935 anggota New People's Army (NPA) menyerahkan diri, 38 orang ditangkap dan 72 orang tewas. Sementara itu, 661 senjata api dan 255 ranjau antipersonel telah disita atau diserahkan ke pihak berwajib, dan 38 markas NPA berhasil dikuasai.
Pada 2025, pihak militer berhasil melumpuhkan sekitar 2.018 anggota dan pendukung NPA, kata juru bicara AFP, Kolonel Francel Margareth Padilla. Di antara jumlah itu, sebanyak 1.798 orang menyerahkan diri, 93 ditangkap dan 127 tewas dalam operasi militer.






Komentar (0)