BMKG Pastikan Tak Ada Gempa Lebih Besar dari M 7,7 di NTT

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

BMKG meminta masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak perlu takut tentang adanya kemungkinan gempa berkekuatan lebih besar dari gempa sebelumnya.

BMKG Pastikan Tak Ada Gempa Lebih Besar dari M 7,7 di NTT. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak perlu takut tentang adanya kemungkinan gempa berkekuatan lebih besar dari gempa sebelumnya yang berkekuatan Magnitudo (M) 7,7.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, secara ilmiah, sebuah sesar aktif membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kembali memicu gempa berkekuatan besar.

Baca Juga:
Rp44 Miliar Disalurkan untuk Penanganan Gempat NTT, Purbaya: Kalau Kurang Bilang ke Kami

"Nah, ini perlu dipastikan bahwa diperlukan waktu hingga puluhan tahun, ya, agar sesar naik di busur belakang dari Flores ini dapat mengumpulkan energi dan menghasilkan gempa sebesar yang ada sekarang ini atau bisa lebih besar atau lebih kecil. Jadi diperlukan waktu panjang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Oleh karena itu, kata dia, BMKG sampai saat ini masih melakukan pemantauan secara nonstop selama 24 jam terkait gempa susulan yang terjadi. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:
PNM Peduli Bergerak dari Kebutuhan Warga Terdampak Gempa NTT

"Masyarakat tidak perlu khawatir tentang itu. Mohon tetap tenang bahwa kita terus memantau kondisinya. Insyaallah dalam 3 sampai 4 minggu ke depan itu peluruhan akan terjadi," ujarnya.

Sebelumnya, BMKG mencatat sudah ada 3.055 gempa susulan yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) usai diguncang gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,7.

Baca Juga:
Sebanyak 3.055 Gempa Susulan Terjadi di NTT, Berkekuatan M1,1 hingga M6,2

"Jumlah gempa susulan sampai dengan jam 17.00 sore hari ini, 19 Agustus 2026, adalah sejumlah 3.055 gempa susulan," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Dari catatan BMKG, kata dia, gempa susulan terbesar berkekuatan M6,2 dan yang terkecil M1,1.

"Yang dirasakan oleh manusia itu 88 gempa," ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Belum Turun ke Flores, Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah
• 19 jam lalu
0
thumb
Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Terhadap Febrie Adriansyah Telah Sesuai KUHAP Baru
• 11 jam lalu
0
thumb
Hakim Tegur Eks Pejabat Bea Cukai di Sidang, Singgung Kebebasan Era Orba
• 7 jam lalu
0
thumb
Refly Harun: Which is 6 bulan, itu Adalah Tindakan Ilegal!
• 22 jam lalu
0
thumb
Reaksi Jujur Jose Mourinho usai Rodri Lebih Pilih Barcelona ketimbang Real Madrid
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.