2 Kantor Kemenhaj di NTT Terdampak Gempa, Keselamatan Petugas dan Jemaah Jadi Prioritas

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Umum Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Slamet menyampaikan, terdapat dua kantor Kemenhaj yang terdampak paling parah akibat guncangan gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua kantor tersebut yakni Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Kabupaten Manggarai dan Kota Ende.

"Kami memastikan keselamatan para petugas dan jemaah di kedua wilayah tersebut menjadi prioritas utama," ucap Slamet dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: TNI AD Kerahkan 2.253 Personel Bantu Penanganan Gempa NTT

Slamet menuturkan, Kemenhaj memberikan perhatian khusus serta menyiapkan langkah mitigasi operasional bagi kedua daerah tersebut.

"Untuk itu, kami tengah menyiapkan skema penyesuaian layanan agar kebutuhan jemaah di Manggarai dan Ende tetap tertangani dengan baik dan aman," kata Slamet.

Slamet mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang serta mengikuti informasi yang disampaikan melalui kanal resmi.

"Jika terdapat perubahan atau penyesuaian layanan akibat kondisi di lapangan, informasi akan disampaikan melalui kanal resmi Kemenhaj," ucap dia.

Baca juga: Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji 2027 di Bidang Kesehatan, Pendaftaran Mulai 20 Agustus

Masyarakat maupun calon jemaah haji dan umrah diwanti-wanti agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Lebih lanjut, Slamet mengatakan bahwa keberlangsungan pelayanan menjadi perhatian Kemenhaj, termasuk ketika terjadi kondisi kedaruratan di daerah.

Jika kondisi membutuhkan penyesuaian teknis terhadap layanan, Kemenhaj akan mengambil keputusan sesuai perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Kami memahami bahwa masyarakat di wilayah terdampak saat ini menghadapi situasi yang tidak mudah. Karena itu, pelayanan harus tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, keselamatan petugas maupun masyarakat, serta kebutuhan layanan yang paling mendesak," kata Slamet.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Merawat Kebersamaan Lewat Tradisi Makan Bersama
• 23 jam lalu
0
thumb
6 Brevet Langka Jenderal Kopassus Lucky Avianto yang Pimpin Upacara HUT RI di Markas KKB
• 9 jam lalu
0
thumb
Bupati Wajo Andi Rosman Terima Kunjungan Pangdam Hasanuddin, Berikut Agenda Mayjen TNI Bangun Nawoko
• 6 jam lalu
0
thumb
KPK telah sita aset senilai Rp150 miliar terkait kasus Silmy Karim
• 8 jam lalu
0
thumb
Eks Panglima TNI: Tentara Itu Domainnya Perang, Bukan MBG
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.