Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911 Nunukan tahun 2026 di Desa Liang Bunyu, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara resmi ditutup. Selama sebulan seluruh sasaran fisik dan non-fisik dinyatakan terealisasi 100 persen.
Pemirsa upacara penutupan ditandai dengan penandatanganan hasil program, penanggalan tanda peserta, serta pengembalian alat kerja. Sasaran fisik meliputi pembukaan jalan sepanjang 3 km, pembangunan empat gorong-gorong, rehabilitasi lima rumah dan satu masjid, serta penyediaan lima sumber air.
"Melalui TMMD kami membuka akses jalan, membangun jembatan, dan menyediakan sarana dasar sehingga mobilitas masyarakat maupun aparat menjadi lebih mudah." kata Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca Juga :
TMMD Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa di Cianjur SelatanSementara sasaran non-fisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian dan peternakan, hukum dan kamtibmas, serta bahaya narkoba. TMMD di perbatasan dinilai menjadi wujud kehadiran negara, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Pembangunan infrastruktur diharapkan membuka akses, mendorong aktivitas sosial dan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
"Dampaknya bukan hanya ekonomi bergerak lebih cepat, tetapi juga pengawasan wilayah semakin efektif karena daerah yang sebelumnya sulit dijangkau menjadi lebih terbuka." ucapnya.





Komentar (0)