HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 137 lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) dilepas dalam kegiatan ramah tamah yang berlangsung di Science Convention Hall FMIPA UNM, Rabu, 19 Agustus 2026.
Dalam ramah tamah tersebut, FMIPA menitipkan satu pesan penting, reputasi perguruan tinggi tidak hanya dibangun di ruang kuliah, tetapi juga melalui kiprah para alumninya setelah meninggalkan kampus.
Dekan FMIPA UNM, Prof. Drs. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., mengatakan ramah tamah telah menjadi bagian dari tradisi akademik yang dilaksanakan sehari sebelum wisuda. Namun, menurut dia, momentum itu tidak sekadar menjadi ruang perpisahan antara fakultas dan mahasiswa.
“Kualitas proses akademik perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kiprah alumninya. Promosi terbaik dari suatu perguruan tinggi adalah bagaimana kiprah alumninya,” kata Suwardi.
Sebanyak 137 lulusan yang dilepas pada periode Agustus 2026 terdiri atas 95 lulusan program sarjana (S-1), 40 lulusan program magister (S-2), dan dua lulusan program doktor (S-3).
Dari jumlah tersebut, sejumlah lulusan mencatatkan prestasi akademik menonjol. Pada jenjang S-1, Muh. Ilham, S.Pd., yang berusia 21 tahun, meraih IPK 3,97 dengan masa studi hanya 3 tahun 10 bulan.
Pada jenjang S-2, Nurhalizah R, M.Pd. mencatatkan IPK sempurna 4,00, sedangkan pada jenjang S-3, Dr. Lisnasari Andi Mattoliang menjadi peraih IPK tertinggi dengan 3,95.
Jebolan IPB University ini mengatakan capaian tersebut memperlihatkan bahwa prestasi akademik dan efisiensi masa studi dapat berjalan beriringan.
Namun, ia mengingatkan bahwa gelar dan IPK tinggi bukanlah akhir dari perjalanan akademik seorang lulusan.
Menurutnya, ukuran sesungguhnya dari kualitas pendidikan baru akan terlihat ketika para alumni masuk ke dunia kerja, pendidikan, penelitian, pemerintahan, maupun ruang-ruang pengabdian kepada masyarakat.
“Kami tidak ragu, di mana pun Anda keluar dari fakultas ini, di mana pun Anda bekerja, berikan warna. Dan jangan selalu lupa membawa almamater kita,” pesan Doktor Statistika Lingkungan, Osaka Prefecture University, Jepang itu
Suwardi juga mengingatkan bahwa nama baik universitas melekat pada setiap alumninya. Karena itu, integritas, kompetensi, dan profesionalitas lulusan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reputasi FMIPA UNM.
Ia menegaskan bahwa fakultas terus berusaha menjaga kualitas proses akademik sebelum mahasiswa resmi menyandang status alumni.
Salah satunya melalui kebijakan yang konsisten mensyaratkan publikasi ilmiah sebagai bagian dari kelulusan.
“Kami konsisten mensyaratkan publikasi ilmiah sebagai syarat kelulusan,” ujarnya.
Menurut Suwardi, pengalaman melakukan penelitian dan menghasilkan publikasi ilmiah penting untuk membentuk lulusan yang tidak sekadar memiliki kemampuan akademik, tetapi juga terlatih berpikir sistematis, kritis, dan berbasis data.
Plt Rektor UNM, Prof. Farida Pattitingi, dalam kesempatan tersebut turut memberi perhatian pada efisiensi masa studi. Ia menegaskan perlunya perubahan cara pandang terhadap batas penyelesaian pendidikan sarjana.
“Sekarang kita wajib berpikir bahwa mahasiswa S1 maksimal lima tahun, bukan lagi tujuh tahun,” kata Farida.
Menurutnya, efisiensi pendidikan merupakan bagian penting dari kemajuan perguruan tinggi. Mahasiswa harus didorong untuk menyelesaikan studi secara lebih efektif, sementara universitas berkewajiban memastikan tata kelola akademik mampu menopang proses tersebut.
Pesan itu menjadi relevan dengan capaian Muh. Ilham yang mampu menyelesaikan pendidikan sarjana dalam waktu 3 tahun 10 bulan dengan IPK 3,97.
Di sisi lain, FMIPA UNM juga terus melakukan penguatan kelembagaan. Suwardi menyebut jumlah program studi di fakultas tersebut kini telah mencapai 32 program studi, setelah bertambah 12 program studi.
Penguatan akademik juga dilakukan melalui pengaturan pembelajaran hybrid. FMIPA memperbolehkan pembelajaran daring, tetapi porsinya dibatasi maksimal 30 persen, sementara sebagian besar perkuliahan tetap dilakukan secara tatap muka.
Suwardi yang akan mengakhiri masa jabatan sebagai dekan setelah dua periode pada Maret 2027 berharap perkembangan akademik FMIPA terus dilanjutkan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan yang telah mendukung proses pendidikan mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. (ams)





Komentar (0)