UNG miliki layanan disabilitas wujudkan kampus setara dan inklusif

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi memiliki unit layanan disabilitas dalam rangka memperkuat komitmennya untuk mewujudkan layanan pendidikan tinggi yang setara, inklusif dan dapat diakses oleh semua.

Rektor UNG Prof Eduart Wolok di Kota Gorontalo, Rabu, mengatakan peresmian unit layanan disabilitas ini menjadi langkah strategis UNG dalam membangun lingkungan kampus yang semakin aksesibel, setara dan responsif terhadap keberagaman kebutuhan mahasiswa, khususnya penyandang disabilitas.

Baca juga: Mahasiswa UNG raih medali perak di International Student Competition

“Layanan disabilitas ini diharapkan tidak sekadar menjadi unit layanan administratif, tetapi berkembang sebagai pusat dukungan yang mampu memastikan mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama dalam menjalani proses pendidikan di lingkungan UNG,” katanya.

Ia mengatakan unit layanan disabilitas merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan hak dan kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan tinggi.

Layanan ini diharapkan menjadi pusat layanan yang menyediakan dukungan akademik, pendampingan, serta berbagai bentuk fasilitasi aksesibilitas bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

“Pendidikan tinggi tidak hanya berbicara mengenai penyelenggaraan pembelajaran, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi mampu menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki,” katanya.

Oleh karena itu, keberadaan layanan disabilitas menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang menghargai keberagaman, sekaligus memastikan tidak ada mahasiswa yang menghadapi hambatan untuk belajar dan berpartisipasi dalam kehidupan kampus.

Baca juga: Peneliti UNG tekankan atur pola makan untuk kendalikan diabetes

Baca juga: Mahasiswa UNG kembangkan adsorben ramah lingkungan atasi limbah cair

Kehadiran unit ini nantinya tidak hanya untuk memberikan layanan bagi civitas akademika UNG saja, tetapi terbuka bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo yang membutuhkan informasi, konsultasi dan dukungan terkait layanan disabilitas.

“Keterbukaan tersebut mempertegas peran UNG sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas dengan turut menghadirkan layanan untuk masyarakat penyandang disabilitas,” katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Soal Penyelundupan 22 Kg Emas, Bea Cukai Cium Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas Bandara
• 20 jam lalu
0
thumb
TNI AL Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KRI Bung Hatta-370
• 3 jam lalu
0
thumb
Menteri HAM Natalius Pigai Dukung Pusham STIH Mimika Perkuat Perlindungan HAM di Papua
• 23 jam lalu
0
thumb
Pertama di Indonesia, BSI (BRIS) Luncurkan Hasanah KKI Card
• 9 jam lalu
0
thumb
Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Membeli Mobil Bekas yang Benar
• 8 menit lalu
0
Berhasil disimpan.