Lumajang, tvOnenews.com - Seorang istri berinisial AY di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tega memotong alat kelamin suami sendiri insial FA, warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir pada Jumat (17/8/2026).
Peristiwa tragis istri memotong alat kelamin suami viral di media sosial. Kejadian ini membuat FA ditemukan terkapar bersimbah darah khususnya di bagian alat vital yang terkena sabetan senjata tajam (sajam) jenis celurit.
Kejadian tersebut juga membuat FA yang mengalami luka serius harus langsung diboyong untuk menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang.
Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi mengungkapkan kronologi lengkapnya. Berdasarkan dari hasil penyelidikan awal dari Satreskrim Polres Lumajang, kejadian ini akibat permasalahan rumah tangga.
"Kami mendapat informasi terkait dugaan tindak pidana KDRT yang di mana pelaku adalah istri dari korban yang tengah mengetahui bahwa adanya dugaan perselingkuhan dilakukan oleh korban," ujar Riki saat dihubungi tvOne, Rabu (19/8/2026).
Istri Lihat Suami Selingkuh- Sinto/tvOne
Lanjut Riki, rasa cemburu pelaku memiliki dasar. Dua hari sebelum kejadian memotong alat kelamin, korban sempat kepergok tengah selingkuh dengan wanita lain.
Situasi itu membuat AF sempat menginginkan hubungan rumah tangganya segera diperbaiki agar kembali harmonis dengan pelaku.
"Namun pelaku ini sudah terlanjur emosi dan dendam dengan korban," tambahnya.
Emosi yang memuncak membuat AY tanpa berpikir panjang langsung nekat memotong alat kelamin suami dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
"Akhirnya pada hari Jumat, 14 Agustus, ketika korban sedang istirahat dan tertidur, kemudian korban melakukan percobaan untuk melakukan tindakan kekerasan fisik dengan coba memotong kemaluan korban dengan alat tajam semacam celurit atau sabit," terangnya.
Tambah Riki, dugaan perselingkuhan dalam rumah tangga tersebut tidak terjadi sekali. Pelaku sering mengetahui gelagat korban dilihat dari tanda-tanda perbedaan dari tubuh FA.
"Beberapa kejadian memang sering ditemukan bahwa si pelaku ini pulang dengan keadaan kondisi yang tidak pas sehingga terdapat beberapa sisaan lipstik di pipi, kemudian akhirnya si pelaku pun semakin curiga sehingga pada akhirnya memang karena sudah terlampau emosi si pelaku akhirnya melakukan tindakan tersebut," jelasnya.





Komentar (0)