Pantau - Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 511/DY membagikan 50 bendera Merah Putih sekaligus memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 50 kepala keluarga di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bendera Merah Putih yang dibagikan kepada warga berukuran 50 x 30 sentimeter, sementara pelayanan kesehatan diberikan untuk membantu masyarakat di wilayah pedalaman yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Danpos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Sena Nurjabbar mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memupuk semangat nasionalisme sekaligus membantu menjaga kesehatan masyarakat.
Satgas Gabungkan Pembagian Bendera dan Layanan Kesehatan“Kami menggelar aksi sosial terpadu di wilayah Kampung Numbukawi. Kegiatan yang menggabungkan pembagian serta pemasangan bendera Merah Putih dan pelayanan kesehatan gratis ini bertujuan untuk menjaga kebugaran masyarakat sekaligus memupuk semangat nasionalisme di daerah pedalaman,” katanya.
Menurut Sena, kehadiran prajurit TNI di wilayah penugasan juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kehadiran prajurit di Papua tidak hanya untuk menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas keamanannya, tetapi juga untuk hadir sebagai solusi atas kebutuhan mendasar masyarakat, seperti jaminan kesehatan dan kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan gratis tersebut juga diberikan agar masyarakat tetap dalam kondisi sehat saat mengikuti rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Melalui pelayanan kesehatan gratis ini, kami ingin memastikan warga dalam kondisi sehat untuk merayakan kemerdekaan,” katanya.
Warga Apresiasi Pelayanan Kesehatan GratisSena berharap pembagian bendera dan pelayanan kesehatan tersebut dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tokoh masyarakat Kampung Numbukawi, Yohanis, mengapresiasi kepedulian Satgas Yonif 511/DY terhadap masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dinilai membantu warga memperoleh pelayanan kesehatan yang selama ini terkendala jarak di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.





Komentar (0)