Keluarga Kerajaan Yordania tengah dilingkupi kebahagiaan. Putri Iman, anak perempuan tertua Raja Abdullah II dan Ratu Rania, melahirkan anak kembar berjenis kelamin perempuan pada Jumat (14/6) lalu. Kabar bahagia ini pertama diumumkan lewat pernyataan resmi dari kerajaan.
Lewat Instagram resmi @queenrania, Ratu Rania membagikan momen manis keluarga kerajaan saat mengunjungi dua anggota keluarga baru mereka. Sang Ratu turut mengungkap nama anak kembar Iman dan Jameel.
“Sehat, bahagia, dan akhirnya sudah lahir ke dunia. Kami sudah lama menantikan kalian, Talia dan Rania. Selamat untuk Iman, Jameel, dan kakak Amina!” tulis Ratu Rania dalam foto yang diunggah pada Senin (17/8).
Dalam deretan potret tersebut, tampak Abdullah II dan Ratu Rania menggendong dua bayi berselimut pink dan putih. Adik-adik Putri Iman, Putri Salma dan Pangeran Hashem, ikut datang menjenguk dua keponakan baru mereka.
Nama ‘Rania’ kembaran dengan nama sang Ratu, sebagai bentuk tribute atau penghormatan yang manis. Namun, ini bukan kali pertama anggota Kerajaan Yordania punya nama kembaran. Pada 2024 lalu, Putra Mahkota Pangeran Hussein dan istrinya, Putri Rajwa, menamai anak perempuan mereka ‘Iman’, sama dengan nama adiknya tersebut.
Nama Talia dan Rania memiliki arti yang cantik. 'Rania' memiliki akar Arab dengan makna 'menatap', 'menawan', hingga 'bersinar'. Sementara itu, nama 'Talia' memiliki akar dari bahasa Ibrani dan bermakna 'embun pagi'.
Iman dan Jameel menikah pada Maret 2023. Pasangan ini menyambut kelahiran anak pertama mereka, Amina, pada Februari 2025. Setahun berselang, pasangan ini dikaruniai anak kembar. Kabar kehamilan kedua Iman pun diumumkan secara tiba-tiba oleh Ratu Rania pada Juli lalu.
Dengan kelahiran Talia dan Rania, Raja Abdullah II dan Ratu Rania kini memiliki empat cucu dalam kurun waktu dua tahun.
Putri Iman dan suaminya, Jameel Alexander Thermiotis, kini resmi menjadi orang tua dari tiga anak perempuan. Meskipun keturunan kerajaan secara langsung, Amina, Talia, dan Rania tidak akan masuk ke dalam garis takhta Kerajaan Yordania. Sebab, yang bisa mewarisi takhta hanyalah keturunan laki-laki.






Komentar (0)