Keterlibatan masyarakat dalam mendukung rehabilitasi sosial menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan terhadap lanjut usia (lansia). Hal tersebut tercermin melalui kegiatan Melati Putri Pertiwi (MPP) bersama para lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia 4 Ciracas, Jakarta Timur, Senin (17/8).
Kegiatan yang digelar MPP dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diisi dengan berbagai aktivitas dan perlombaan bersama para lansia. Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah perlombaan yang melibatkan para lansia antara lain makan kerupuk, fashion show, menangkap balon, dan joget balon. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara para lansia dengan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial selama mereka mendapatkan layanan di PSTW Budi Mulia 4.
Fatma mengatakan perhatian dan kepedulian terhadap para lansia perlu terus diberikan, termasuk melalui kegiatan yang melibatkan mereka secara langsung.
"Semoga tahun ini menjadi tahun kebahagiaan buat kakek dan nenek semuanya. Terima kasih Bu Ala Alatas dan kawan-kawan yang sudah datang kembali dan membawa hadiah untuk para lansia," kata Fatma dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
Fatma juga menyampaikan apresiasi kepada MPP yang kembali berpartisipasi dalam kegiatan bersama para lansia. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala PSTW Budi Mulia 4 Munjir Munaji mengatakan kegiatan yang melibatkan masyarakat memberikan dampak positif terhadap proses rehabilitasi sosial para lansia.
"Dampaknya sangat besar. Mereka menjadi sangat senang dan tidak merasa kesepian. Dengan kita hadir, mereka merasa diperhatikan, dilayani, dan dihargai," kata Munjir.
Menurut Munjir kegiatan bersama masyarakat memberikan kesempatan kepada para lansia untuk berinteraksi dan mengikuti aktivitas bersama selama mendapatkan layanan di PSTW Budi Mulia 4.
"Jadi, mereka juga merasa diperhatikan, dilayani, dan dihargai. Mereka sangat senang sekali. Ini kegiatan sangat bagus," ungkapnya.
Munjir berharap kolaborasi dengan MPP dapat terus dilakukan secara berkesinambungan.
"Mudah-mudahan ini bukan hanya hari ini, tetapi ke depan bisa terus berkesinambungan. Ini adalah bukti kepedulian MPP terhadap WBS kita, para lansia, para orang tua kita yang membutuhkan sentuhan-sentuhan sehingga mereka merasa terlayani dan bahagia," ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPP Ala Alatas mengatakan kegiatan bersama para lansia merupakan bagian dari kegiatan sosial MPP untuk memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
"Alhamdulillah kami masih dikasih kesempatan untuk berpartisipasi di sini setiap 17 Agustus. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang selalu diberikan," kata Ala.
Melati Putri Pertiwi (MPP) merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial dengan perhatian terhadap lansia dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. Melalui semangat 'Melestarikan Budaya dan Peduli Para Lansia', MPP turut mendorong kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan para lansia sekaligus menjaga kepedulian terhadap kelompok lanjut usia.
Salah satu Warga Binaan Sosial (WBS) PSTW Budi Mulia 4, Fernando (71), mengaku senang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan MPP.
"Seolah-olah kami merasa dihargai dan dihormati. Karena kami ini sudah tua. Kalau datang orang seperti Ibu Alatas, Ibu Fatma, itu luar biasa," ucap Fernando.
Ia berharap kegiatan bersama MPP dapat terus dilakukan karena memberikan kesempatan bagi para lansia berinteraksi dengan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan hadiah perlombaan secara simbolis kepada pihak PSTW Budi Mulia 4 dan para lansia. Kegiatan bersama MPP dan PSTW Budi Mulia 4 menjadi ruang bagi masyarakat untuk turut memberikan perhatian kepada para lansia. Kolaborasi seperti ini diharapkan terus terjalin untuk mendukung aktivitas, interaksi, dan keberfungsian sosial para lansia selama mendapatkan layanan di panti.
Dari keluarga besar MPP turut hadir dalam kegiatan ini Hj. Dewi Motik Pramono, Hetty Andika Perkasa, Hj. Melani Suharli, Hj. Lisa Ayodhia, serta sejumlah anggota dan undangan lainnya.
(akn/ega)






Komentar (0)