JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syafi'i mengatakan, sejak Januari 2026 sampai bulan ini saja, pihaknya sudah melakukan 601 kali operasi SAR terkait kecelakaan kapal.
Dalam operasi tersebut, terdapat 3.607 korban yang terdampak.
"Dari jumlah operasi yang dilaksanakan, ada korban terdampak 3.607 korban, 3.165 diselamatkan dalam kondisi selamat, 239 dalam kondisi meninggal dunia, dan yang dinyatakan hilang berjumlah 203 orang," ujar Syafi'i, dalam rapat kecelakaan kapal di Komisi V DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Baca juga: Basarnas Kerahkan Helikopter Evakuasi 3 Warga Korban Gempa di Manggarai NTT
Syafi'i merinci, dari total 3.607 korban terdampak, ada 220 warga negara asing (WNA).
Adapun total 601 operasi SAR ini terjadi akibat kapal bocor hingga misi medical evacuation.
Mendengar laporan Basarnas tersebut, Ketua Komisi V DPR Lasarus dibuat heran dengan banyaknya kejadian kecelakaan kapal.
"Kami semua membaca halaman 36 ini, ada 601 operasi SAR, ada korban 3.607 total korban, 3.165 selamat, meninggal 239, hilang 203 orang, terevakuasi 3.404 orang. Itu rentang Januari sampai Agustus 2026, kecelakaan kapal, kapal tok ini. Tadi saya bilang ada 203 orang yang hilang, mungkin 203 orang hilang pasti ada yang tidak terdaftar di manifes," kata Lasarus.
Lasarus kemudian 'menyenggol' Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi yang hadir dalam rapat.
Baca juga: DPR Sentil Menhub, Jumlah Penumpang dengan Daftar Manifes Kapal Kecelakaan Tak Pernah Sama
Lasarus merasa Indonesia dalam kondisi darurat angkutan laut.
"Ini Pak Menhub saya rasa kita mengalami darurat nih, menurut saya darurat angkutan laut ini. Kalau saya lihat dari data halaman 36 ini, ini kami harap Pak Menteri kita sama sama sesuai tupoksi masing-masing bagaimana kita hentikan mesin pembunuh di laut, bahasa saya," imbuh Lasarus.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Komentar (0)